Tomohon

Perketat PPKM, Wali Kota Tomohon Keluarkan Maklumat

Tomohon – Menindak lanjuti surat edaran Gubernur Sulawesi Utara Nomor 440/21.4093ñ/sekr-Dinkes tentang ketentuan pemeriksaan swab PCR dan Rapid Antigen bagi pelaku perjalanan di provinsi Sulawesi Utara.

Maka, pemerintah Kota Tomohon memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang di edarkan melalui Camat se-Kota Tomohon, Lurah se-Kota Tomohon dan pimpinan umat beragama untuk diteruskan kepada masyarakat Kota Tomohon.

Untuk perketat protokol Kesehatan terkait Covid -19, maka Wali kota Tomohon mengeluarkan makkumat Wali Kota Nomor 138/WKT/V-2021 tentang penegasan pelaksanaan pembatasan pandemi Covid-19 di Kota Tomohon, dengan menegaskan beberapa hal berikut :

1.Pelaku perjalanan luar negeri dan /atau dalam negeri wajib melakukan test Swab PCR dan melakukan isolasi mandiri selama 5 (lima) hari , dan bila dalam masa isolasi terdapat gejala panas, batuk, flu, diare dan lain – lain maka wajib melakukan Swab PCR.

  1. Setiap pendatang yang masuk di Kota Tomohon wajib menunjukkan bukti hasil swab dengan kadalwarsa 2 hari.
  2. Poin 6 pada maklumat Wali Kota Nomor 138/WKT/V-2021tentang Penegasan Pelaksanaan Pemberlakuan Protokol Kesehatan dalam Penanganan Penyebaran Pandemi Covid – 19 di Kota Tomohon yaitu pelaksanaan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dibatasi sampai dengan jam 22.00Wita, jam operasionalnya diubah menjadi pukul 20.00 Wita sampai dwngan adanya pemberitabuan selanjutnya.
  3. Setiap pelaksanaan kegiatan pertemuan suka dan duka dibatasi jumlah kehadiran 20 – 25 orang dan konsumsi tetap disediakan dwngan wadah terrutup dalam bentuk makanan kotak.
  4. Tamu dari luar Kota Tomohon yang menghadiri pertemuan suka dan duka wajib menunjukkan bukti hasil Test Antigen yang kadaluarsa 2 hari.

6.Dihimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan berita hoaks terkait penyebaran kasus Covid – 19 melalui media sosial yang tidak bersumber dari satgas Covid – 19 Mota Tomohon.

  1. Lurah wajib berkoordinasi dwngan TNI/POLRI dalam rangka mengambil tindakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan.
  2. Setiap kegiatan yang dilakukan wajib mengikuti Protokol Kesehatan. (Novita)

Categories: Tomohon

Tagged as: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s