Ekonomi & Bisnis

BI Gelar Road To FESyar Sulut, Hadirkan Puluhan UMKM Lokal

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara menggelar Kegiatan Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sulut dan acara Tarhib Ramadan di area parkir Kawasan Megamall Manado, Jumat(1/4).

Kpw BI Sulut Arbonas Hutabarat saat diwawancarai media menyebutkan kegiatan tersebut, BI menghadirkan 40an UMKM lokal.

“BI juga secara aktif terus mendorong berkembangnya ekonomi dan keuangan syariah. Kebijakan ekonomi dan keuangan syariah menjadi salah satu bauran kebijakan BI untuk menjaga stabilitas dan mendorong momentum pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Arbonas.

Dirinya juga menyebutkan, kebijakan BI ini diwujudkan dalam 3 program utama. Pertama, pengembangan ekonomi syariah dengan mengembangkan ekosistem halal value chain pada industri halal nasional.

Hal ini untuk mendorong produk-produk halal seperti makanan halal, busana muslim, maupun pariwisata halal dapat dipasarkan kepada konsumen luar negeri yang mendorong ekspor dan devisa.

“Selanjutnya, kedua, melakukan pendalaman pasar keuangan syariah antara lain melalui penerbitan sejumlah instrumen di pasar uang syariah. Serta, Ketiga, BI melakukan kampanye untuk mendorong halal life style (yang mendukung halal value chain) diantaranya dengan menyelenggarakan kegiatan FESyar dan Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF). Penyelenggaraan FESyar dan ISEF ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para UMKM maupun pelaku industri halal atau yang menerapkan prinsip syariah untuk terus berkembang. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat mempertemukan antara supplier dan produsen, produsen dan distributor, produsen dan konsumen, maupun investor pada industri halal nasional dalam rangka mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia,” katanya

“Kegiatan Road to FESyar, FESyar, dan ISEF nantinya secara umum akan terdiri dari 3 (tiga) kegiatan utama, yaitu sharia fair, sharia forum, dan business matching, dengan turut menghadirkan tokoh/penggiat ekonomi syariah baik di tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional. Adapun, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara merupakan salah satu Co-host FESyar tahun 2022 untuk Wilayah Kawasan Timur Indonesia yang akan diselenggarakan di Makassar,” sebutnya.

Konsep berkelanjutan juga sejalan dengan Green Economy Initiative yang diluncurkan oleh United Nations Environment Programme (UNEP) sejak tahun 2008 yang mendorong pembuat kebijakan secara global untuk mendukung investasi lingkungan dalam konteks pembangunan berkelanjutan.

Green Economy Initiative merupakan suatu inisiasi untuk mendorong peningkatan kesejahteraan manusia dan kesetaraan sosial, sekaligus secara signifikan mengurangi risiko
lingkungan dan kelangkaan ekologi.

Hal tersebut sejalan dengan konsep Triple
Bottom Line (3Ps: Profit, people, planet) yang mengharuskan perusahaan berkomitmen untuk mengukur dampak sosial dan lingkungan, disamping kinerja keuangan, sehingga perusahaan tidak hanya berfokus pada menghasilkan laba.

“Guna mewujudkan dengan tujuan mulia tersebut, 2 (dua) rangkaian kegiatan dalam Road to FESyar Sulut 2022 yaitu Acara Pojok Halal yang diselenggarakan selama bulan Ramadhan dengan kegiatan berupa booth showcasing produk UMKM binaan Bank Indonesia, booth konsultasi untuk layanan halal, LAZIS, Lembaga Keuangan Syariah, Klinik Wirausaha BI, dan Legalitas Usaha. Pada acara ini juga akan diselenggarakan sejumlah perlombaan antara lain Qosidah, Nasyid, Dai Cilik, Kreasi Tari Islam,
Nasyid, Wirausaha Muda Syariah, Pesantren Unggulan, Model Bisnis LAZIS, Kaligrafi, dan Desain Kreasi Busana. Puncak Acara yang diselenggarakan rencananya pada tanggal 17-18 Mei 2022 nanti dengan agenda kegiatan seminar/talkshow dan edukasi, serta layanan fasilitasi sertifikat halal,” tambahnya menjelaskan.

Melalui langkah-langkah tersebut, lanjutnya peran BI dan para stakeholder dalam mendorong ekonomi dan mendukung pertumbuhan dan ketahanan perekonomian daerah dan nasional diharapkan dapat semakin meningkat, dan pada gilirannya dapat mewujudkan cita-cita mulia yakni Indonesia menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah dunia.(*/gabby)

Categories: Ekonomi & Bisnis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s