Musim Penghujan, Bupati ROR Himbau Masyarakat Waspada

MINAHASA – Musim penghujan yang sudah mulai datang di kabupaten minahasa, karena itu warga pun diminta untuk tetap waspada akan kondisi tersebut dan meminta kepada seluruh perabgkat kecamatan, kelurahan dan desa agar dapat memperhatikan saluran saluran air di wilayah masing masing dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kiranya warga bisa waspada dengan kondisi cuaca sekarang. Karena dengan waspada itu sama dengan melindungi diri kita dari bahaya,” himbau Bupati Minahasa Ir. Royke Oktavian Roring, M.Si (ROR) Kamis (22/11).

Menurutnya himbauan ini dasarkan pada peringatan dini cuaca oleh Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulut. Dimana Minahasa merupakan salah satu daerah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Selain itu diprediksi juga akan disertai dengan kilat dan angin kencang.

IMG-20181122-WA0017

Sementara Kepala Badan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Johanes Pesik meminta agar pemerintah Desa maupun Kelurahan agar secepatnya mengambil langka jika terjadi bencana.

“Jika terjadi bencana alam, segera laporkan ke pemerintah desa dan kelurahan atau langsung laporkan kepada BPBD, supaya secepatnya bisa ditindaklanjuti,” ujar Pesik.

Jika terjadi bencana, kata Pesik, pemerintah desa dan kelurahan secepatnya mendata semua kerusakan terjadi termasuk korban dan kebutuhan darurat, kemudian melaporkannya.

Selain itu Pesik juga mengatakan ada beberapa lokasi yang rawan bencana di Kabupaten Minahasa, seperti banjir, longsor, ataupun angin ribut.

“Untuk wilayah rawan longsor Atep, Temboan, Noongan khususnya gunung potong, Kawangkoan Utara, Tombariri jalan trans, Pineleng desa Kali dan Warembungan, jalan antara Tombulu-Suluan. Sedangkan banjir di wilayah Tombariri, Mandolang, Tondano Kiniar, Kakas barat, Sonder, Tataaran, dan Rinegetan,” paparnya.

Sedangkan Angin puting beliung lanjutnya, biasanya terjadi di dataran rendah seperti Papakelan, Touliang Oki, Remboken, atau seputaran danau Tondano dan pantai selatan.
“Puting beliung juga bisa terjadi di dataran rendah, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi di dataran tinggi,” kata Pesik sembari menambahkan untuk gelombang pasang biasanya terjadi di Kecamatan Tombariri dan Rumbia Kecamatan Langowan Selatan,” tambahnya.

(Christian Tangkere)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s