BPJamSos-TK Gelar Sosialisasi Deteksi Dini PAK dan K3

Caption: Pimpinan BPJamSos-TK Manado dan Pemerintah Provinsi Sulut, serta Para Peserta Pimpinan Perusahaan atau yang diwakili kota Manado saat mengikuti giat sosialisasi deteksi Dini PAK dan K3 di Hotel Four Points Manado.

Manado – Beberapa pekerja perlu memahami betapa pentingnya pengetahuan tentang Penyakit Akibat Pekerjaan (PAK) dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Kepala BPJamSos-TK Manado Hendrayanto mengatakan, masih banyak pekerja yang belum memahami potensi kecelakaan kerja yang bisa menimpa pekerja bersangkutan, baik mulai dari perjalanan daru rumah ke tempat kerja dan bahkan sebaliknya.


“Untuk itulah, kami menggelar kegiatan sosialisasi deteksi dini Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan kerja di Manado,” katanya saat diwawancarai sejumlah wartawan di Hotel FourPoints Manado, pagi tadi (28/10/2019).

Hendrayanto mencontohkan pekerja di Rumah Sakit yang area kerjanya radiologi mengeluh dadanya sesak. “Dari sini kan berarti dia sakit karena kerja,” ujarnya.

Suatu perusahaan yg zero accident, berarti perusahaan itu sangat luar biasa dalam menerapkan K3. Menurutnya, yang mengetahui pekerja itu sakit akibat pekerjaannya adalah dokter. “Makanya diperlukan BPJamSos TK untuk melindungi pekerja-pekerja itu,” tambah Hendrayanto menjelaskan.


Sementara itu, Kepala Dinaskertrans Sulut Erni Tumundo mengatakan, pemerintah provinsi Sulut memberi apresiasi BPJS-TK yang sudah mengadakan program ini. Perhatian terhadap naker perlu ditingkatkan, khususnya dari para pelaku dan pemilik usaha yang mempekerjakannya.
“Ini menunjukkan bahwa ada atensi. Berbicara K3 banyak yang sudah memahaminya. Keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan di lingkungan kerja,” ujarnya.


Lanjutnya, K3 bisa dilihat dari sisi keilmuan dan sisi filosofis. Sisi keilmuan berarti upaya mencegah agar tidak terjadi kecelakaan kerja. Sementara dari filosofis, K3 berarti upaya yang dilakukan secara paripurna, agar tenaga kerja dan masyarakat dijamin keselamatannya.
“Selama ini pimpinan perusahaan sudah pada tahu penguraian tentang K3 tersebut,” sebutnya.


Menurutnya beberapa waktu terakhir ini Pemprov Sulut telah melakukan penilaian ke sejumlah perusahaan, termasuk mengadakan penghargaan Zero Accident award, K3 award, dan SMK award.
“Sedini mungkin kita upayakan tidak adanya kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja. Atau dalam artian mekanisme di perusahaan meminimalisir penyakit terjadinya kerja,” ungkapnya.

Pihaknya memberikan saran kepada pimpinan perusahaan guna meminimalisir kejadian-kejadian kecelakaan kerja. Dan juga selalu rutin memeriksakan sejumlah pekerja di laboratorium yang disiapkan oleh dinas.


” Ada 170 perusahaan yang telah terlayani dengan rutin dalam pemeriksaan kesehatan tenaga kerja dan lingkungan kerjanya. Namun diakui masih banyak yang belum terjangkau,” ujar dia.


Saat ini Disnakertrans Sulut terus menyosialisasi pentingnya K3 kepada naker dan perusahaan. “Kami terus mengingatkan, apalagi ‘kan perusahaan boleh juga memeriksakan kesehatannya di laboratorium yang lain,” tutup Erny.


Diketahui, acara ini dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Keuangan selaku Pps Asisten Deputi Bidang Pelayanan BPJamSos-TK Sulawesi Utara Basuki Wismokaryanto dan pesertanya terdiri dari pimpinan dan perwakilan perusahaan yang ada di Manado.(GR)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s