Manado

[VIDEO] KPU Sulut Butuh 72.478 Badan Adhock

Manado – Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Provinsi Sulawesi Utara ( Sulut ) bakal rekrut sedikitnya 72.478 badan Adhock dalam penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah tahun 2020 yang tahapannya tengah berlangsung.

Ketua KPU Sulut Dr.Ardiles Mewoh saat membuka Sosialiasai Stakeholder Pembentukan Badan Adhock Pemilihan Serentak tahun 2020 yang digelar Jumat, ( 27/12) siang ini di Four Point Hotel mengatakan ” Pembentukan Badan Adhock tahapannya akan dibuka pada bulan januari mendatang, dan jumlah bakal penyelenga pemilu berjumlah 72 478 orang,” Kata Mewoh.

Adapun dari 72 .478 badan adhock ini terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan, ( PPK ) tingkat Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara ( PPS )Tingkat Desa dan Kelurahan, Panitia Pemutahiran Data Pemilih ( PPDP ) dan Kelompok Panitia Pungutan Suara ( KPPS) tingkat TPS.

“Dalam pemilihan ini paling banyak Anggarannya terserap dalam pembayaran honor badan adhock dengan jumlah 67 persen dari anggaran yang ada,”

Pada Perekrutan badan Adhock ini pihak KPU Berharap peran serta Stakeholder sangat di butuhkan sehingga dapat terrekrut pelaksana pemilu sesuai dengan aturan.

” Sangat penting melakukan sosialisasi terkait produk hukum pembentukan badan adhock ini, terlebih teman – teman pers kiranya sudah bisa memberitakan secara luas akan pembentukan badan adhock sehingga bisa tersebar secara luas,” Jelasnya.

Menurut Mewoh,banyak mayarakat yang berkeinginan bergabung dalam penyelenggara pemilu namun terkendala dengan tidak mendapatkan informasi tetkait tahapan dan jadwal pembentukannya.

” Karena pembentukan ini sampai pada penyelenggara paling bawah yakni TPS ( Tempat Pemungutan Suara ), Kita berharap semua kalangan bisa mengetahui.apalagi banyak yang mungkin ingin terlibat namun kurang dapat informasi,” Jelasnya sembari menegaskan perekrutannya bakal dilakukan secara terbuka dan bebas interfensi,” Proses Perekrutan akan berlangsung secara terbuka dan transparan dan bebas interfensi,karena yang kita rindukan akan terbentuk badan adhock yang berintegritas dan profesional,” Terang Mewoh.

“Kita akan merekrut pelibatan kelompok muda,karena mereka sudah diberi ruang oleh undang – undang yang mengatur yakni berumur minimal 17 tahun, dan para Kaum muda ini sangat membatu dalam peningkatan berpartisipasi pemilu,” Pungkasnya.

Sementara itu Salman Saelangi Komisioner yang membidangi Divisi SDM dan parmas mengatakan tata kerja pembentukan badanbadhock walaupun dibuka secara luas dalam perekrutan ini namun pihaknya sangat berhati – hati dalam pembentukan panitia penyelenggara ini.

” Kita memang sangat hati – hati dalam pembentukan badan adhock ini, apalagi terkait batasan umur, juga keterlibatan para calon di partai politik serta ketidak netralan mereka, namun setelah terbentuk nanti akan kita gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek ) terkait tugas dan kerja penyelenggara pemilu terkait tahapannya, ” Imbuhnya. (Kelly)

Categories: Manado, Sulut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s