Minahasa

Terkait Penutupan Pasar Kawangkoan, Ini Penjelasan Pemkab Minahasa

Minahasa – Terkait masyarakat yang mempertanyakan penutupan pasar Kawangkoan beberapa waktu lalu oleh masyarakat Kawangkoan. Pemerintah Kabupaten Minahasa dibawah kepemimpinan Bupati Minahasa DR. Royke Octavian Roring, MSi dan Wakil Bupati DR. (Hc) Robby Dondokambey, SSI, MM melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Denny Mangala, MSi menyampaikan bahwa Pasar Kawangkoan ditutup sampai dengan waktu yang akan ditentukan.

“Setelah adanya pertimbangan untuk melindungi dan menjaga masyarakat Kawangkoan Raya dari penyebaran Covid 19, pasar Kawangkoan ditutup karena terdapat 6 orang warga yang terkonfirmasi Positif covid-19,” ungkap Mangala kepada media ini, Selasa 23/06 siang tadi.

Lanjut Mangala, lingkungan sosial dimana ke 6 orang yang positif tersebut umumnya berjualan di Pasar Kawangkoan dan sudah 2 kali akan dilakukan SWAB terhadap warga yang kontack erat dengan 6 yang positif rersebut mereka tidak mau. Karena itu, untuk mrngantisipasi agar tidak terjadi cluster baru di pasar Kawangkoan, maka Pemkab Minahasa setelah berkoordinasi dengan TNI dan Polri serta pemangku kepentingan di Kawangkoan memutuskan untuk menutup Pasar tersebut.

“Namun demikian, Bupati ROR menginstruksikan kepada Camat dan lurah serta Kepala Desa di wilayah Kawangkoan Raya untuk membuka pasar Desa agar para pedagang dari Desa atau Kelurahan tersebut tidak kehilangan mata pencaharian, demikian juga warga masyarakat memiliki alternatif dalam melakukan transaksi di Pasar,” jelasnya.

Sampai saat ini pasar pasar Desa tersebut berjalan baik dan lebih mudah untuk dikontrol baik dalam hal pemberlakukan protokol kesehatan maupun dalam memantau para pembeli maupun penjual dari Luar yang masuk ke pasar Desa. Selanjutnya, mangala menjelaskan bahwa hari ini Tim Gabungan mengunjungi pasar Desa di beberapa tempat untuk menata agar bisa lebih baik lagi dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

Terkait dengan rencana pembukaan kembali Pasar Kawangkoan, Pemkab Minahasa masih sementara mengkaji waktu yang tepat sambil membenahi kompleks pasar lama tersebut agar pada saat dibuka sudah dapat menerapkan mekanisme ganjil genap serta memastikan protokol kesehatan dapat dijalankan secara efektif,” tegas Mangala. (CT)

Categories: Minahasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s