Ekonomi & Bisnis

BSU Gelombang I di Cairkan, 78ribu Pekerja Sulut di Validasi Kemenaker

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Bantuan Subsidi Upah (BSU) telah dicairkan. Oleh Presiden Joko Widodo, telah menyalurkan BSU gelombang pertama untuk 2,5 juta pekerja secara simbolis, lewat virtual di Istana Negara, Kamis(27/8).

Di Sulawesi Utara, BSU diserahkan secara simbolis kepada Perwakilan Worth Inovative Telecomunication, NSB Beton, Sumber Karya Digital dan Perdana Manggara oleh Kepala kantor cabang BPJamsostek Manado Hendrayanto dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulut Erni Tumundo, di ODSK Command Center, Kantor Gubernur Sulut.

Dikatakan Hendrayanto, saat ini pihaknya tengah berhasil mengumpulkan data sebanyak 78 ribu rekening dan akan diteruskan ke Kementerian Tenaga Kerja.

“Jadi memang syarat utama penerima BSU yakni dia masih terdaftar secara aktiv sebagai peserta dan gaji dibawah Rp5 juta. Bukan ASN bukan pula pegawai BUMN. Bahkan perusahaan yang menunggak iuran pun, karyawannya tetap berhak menerima BSU,” ungkap Hendrayanto saat diwawancarai usai penyerahan BSU, Kamis(27/8).

Dirinya menyebut, batas validasi akan berlangsung hingga september nanti.

“Untuk proses pendataan di Sulawesi Utara akan kita lakukan sampai 31 Agustus 2020. Karena sebagaimana arahan Pak Presiden pada bulan September 2020 sudah rampung,” tambahnya.

Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Manado Hendrayanto.

Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Agus Susanto mengatakan 2,5 juta pekerja ini merupakan gelombang pertama dari total 10,8 juta nomor rekening yang sudah tervalidasi oleh BPJAMSOSTEK.

Gelombang berikutnya untuk transfer dana BSU akan segera dilakukan secara bertahap hingga seluruh rekening pekerja yang telah tervalidasi bisa menerima haknya.

“Kami tidak henti-hentinya mengimbau kepada perusahaan untuk menyerahkan data terkini para pekerja yang mencakup nomor rekening aktif atas nama pekerja. Begitu pula dengan nomor rekening yang tidak valid, kami kembalikan kepada perusahaan untuk dikonfirmasi kembali kepada pekerjanya dan akan kami lakukan validasi ulang,” tutur Agus.

“Seperti kami sampaikan sebelumnya, agar BSU ini tepat sasaran, kami melakukan validasi berlapis sebanyak 3 tahap,” tambahnya.

Sampai dengan Rabu, (26/8), total nomor rekening yang diterima BPJAMSOSTEK mencapai 13,8 juta. Dari jumlah tersebut data nomor rekening tervalidasi mencapai 10,8 juta data.

“Terkait dengan proses validasi yang cukup detail ini, kami minta kepada perusahaan untuk segera, baik yang belum mengirimkan maupun yang melakukan konfirmasi ulang, agar mengirimkan kepada kami paling lambat tanggal 31 Agustus 2020,” tegasnya.

Presiden Joko Widodo berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan belanja rumah tangga para pekerja.

“Bantuan gaji ini diberikan kepada pekerja pada perusahaan yang tertib, yang rajin membayar iuran BPJAMSOSTEK setiap bulannya. Artinya ini kita berikan sebagai sebuah penghargaan, reward kepada para pekerja dan perusahaan yang patuh, selalu membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan,” tutur Jokowi.

“Kita harapkan ini tahap awal 2,5 juta pekerja, dan sisanya sampai 15,7 juta selesai di bulan September mendatang,” tambahnya.(gabby)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s