Minahasa

Vaksinasi Pelajar di Minahasa Capai 45,6 Persen, Pembelajaran Tatap Muka Siap Digelar

Minahasa – Pelajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Minahasa yang wajib vaksin, sudah mencapai 45.6 persen (6.431) dari total 14.095 wajib vaksin

“Kita targetkan dalam waktu dekat bisa melakukan vaksin kepada 4.438 siswa/siswi di 21 titik yang sudah dijadwalkan oleh Dinas Kesehatan Minahasa. Dinas Pendidikan menargetkan, hingga akhir November nanti, vaksinasi untuk siswa/siswi SD dan SMP wajib vaksin ini bisa mencapai 78 persen,” terang Tommy Wuwungan yang saat ini menjabat Plh. Kadis Pendidikan Minahasa, Selasa (26/10)

“Ini sesuai analisa vaksinasi per hari dari 21 titik yang sudah dijadwalkan. Bila itu berjalan baik maka target tersebut bisa tercapai. Untuk itu, kami juga berharap dukungan orang tua dari anak didik agar berperan serta, sebab ada juga orang tua yang belum mengijinkan anaknya divaksin,” ujar Wuwungan.

Sementara, untuk tenaga pengajar dan staf tata usaha, dari total 3.849 orang, tinggal 366 yang belum divaksin. Kebanyakan diantara mereka yang belum divakasin ini dikarenakan memiliki komorbit atau penyakit bawaan, serta kendala lain. Para tenaga pengajar dan staf tata usaha ini tersebar di 443 SD dan SMP, yakni 103 SMP dan 341 SD.

Dilanjutkannya, Dinas Pendidikan saat ini mulai mematangkan persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah (SMP), menyusul keluarnya Instruksi Bupati Minahasa, Dr Ir Royke Octavian Roring MSi.

“Berdasakan keputusan empat Menteri yakni Menteri Pendidikan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama, sesudah ada Instruksi Bupati maka harus ditindaklanjuti dengan kesiapan sekolah, baik kepala sekolah maupun pengajar, harus ada persetujuan komite sekolah dan surat ijin dari orang tua murid. Setelah semua terpenuhi, kata Wuwungan, sekolah baru mendapat ijin dari Dinas Pendidikan,” terang Wuwungan.

Lanjut kata Wuwungan, dalam waktu dekat akan dilakukan rapat koordinasi dengan Satgas COVID-19 Minahasa, yang dinamakan rapat koordinasi diperluas, dimana didalamnya ada Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Dinas PPA, Satpol PP dan Camat se-Kabupaten Minahasa, kemudian TNI/Polri. Sehingga, kemungkinan besar pelaksanaan PTM bisa dilakukan awal bulan depan.

“Ini dimaksudkan agar semua komponen yang ada ini tau bahwa PTM sudah akan dilaksanakan. Dengan harapan, semua komponen ini saling menopang satu dengan yang lain agar PTM bisa berjalan baik. Peran OPD terkait ini sudah tertuang dalam Instruksi Bupati,” ujarnya.

Selanjutnya, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan akan secara intens berkoordinasi, untuk memastikan protokol kesehatan di setiap sekolah yang nantinya melaksanakan PTM, dilaksanakan.

“Kami akan mengecek setiap sekolah apakah sudah sesuai protap atau belum. Bila sudah sesuai, maka secara bertahap akan diijinkan melaksanakan PTM. Bagi anak didik yang belum bisa menghadiri PTM karena berbagai halangan, tetap akan mengikuti pembelajaran melalui daring,” pungkasnya. (CT)

Categories: Minahasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s