Tomohon

Warga Kayawu Tolak Pembangunan Ternak Ayam Dekat Pemukiman, Ini Penjelasan Lurah Pojoh

Tomohon – Rencana pembangunan kandang ternak ayam di Kelurahan Kayawu Kecamatan Tomohon Utara menuai penolakan. Sejumlah warga yang tidak menyetujui adanya pembangunan tersebut dengan alasan akan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Dikhawatirkan menimbulkan polusi udara.

‘’Kami dengar akan dibangun kandang ternak ayam, kami rata-rata tidak setuju ada pembangunan tersebut, karena akan menimbulkan bau tidak sedap hingga lalat yang beterbangan,” keluh Jolly A Wongkar, warga yang tinggal hanya 100 meter dari rencana pembangunan ternak tersebut.

Jolly menuturkan, atas penolakan ini pihaknya telah menyampaikan kepada pemerintah setempat. “Sebagai warga kami sudah menyampaikan kepada pemerintah setempat, dengan tegas saya menolak terkait pembangunan kandang ternak tersebut,” tambahnya.

“Kami harap pemerintah menindaklanjuti keluhan kami, karena sudah jelas pembangunan kandang ternak tersebut sudah melanggar aturan karena sangat dekat dengan pemukiman warga,” Jolly.

Berdasarkan informasi dari warga, Pemerintah Kelurahan Kayawu dalam hal ini Lurah Ferry Pojoh bersama Kepala Lingkungan IV Jemmy Wongkar, Selasa 11/5, langsung menindaklanjuti keluhan warga dengan turun ke lokasi tersebut.

“Pagi tadi saya bersama dengan perangkat Keluaran mendatangi lokasi, dan memang betul di lokasi sudah memulai pembangunan dan pembangunan tersebut belum mengantongi ijin dari pemerintah,” ungkap Lurah Kayawu.

Menurut Lurah Pojoh, saat di lokasi pemiliknya tidak berada ditempat, hanya pekerja yang ada di lokasi. Namun Lurah meminta kepada pekerja agar pemilik datang ke pemerintah untuk melaporkan aktivitas yang dilakukan di wilayah pemerintahannya.

“Karena hanya ada pekerja yang berada di lokasi tersebut, dengan tegas saya meminta kepada pekerja agar menyampaikan kepada pemilik untuk datang ke Pemerintah Kayawu untuk menjelaskan terkait pembangunan yang berada di dekat pemukiman penduduk. Bahkan saya memperingatkan kepada pekerja disitu, akibatnya jika pembangunan dilanjutkan dengan adanya penolakan dari warga sekitar,” tegasnya.

“Kami tidak menghambat jika ada orang ingin membuat usaha, tapi semua harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutup Lurah Pojoh.

Sementara salah salah satu warga Kayawu yang tinggal di Perum Griya Permai Michael Palit menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah Kelurahan Kayawu yang langsung menindaklanjuti keluhan warga. (CT)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s