Minahasa

Program REHAB Meringankan Kendala Pembiayaan Audy

 

Tondano, Jamkesnews – BPJS Kesehatan terus berupaya memberikan kemudahan bagi para peserta Program JKN, salah satunya dengan menghadirkan Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB). Program ini dapat memberikan keringanan dan kemudahan bagi peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang memiliki tunggakan iuran untuk dapat melakukan pembayaran iuran secara bertahap.

Manfaat program ini turut dirasakan oleh Audy Sinengkeian (32), pria asal Desa Sendangan Satu, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa ini mengaku Program REHAB telah meringankan dirinya yang sedang mengalami kendala pembiayaan.

Audy merupakan peserta Program JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Dia mengatakan, dirinya telah terdaftar sebagai peserta Program JKN sejak tahun 2019, namun sejak 1 tahun belakangan, dirinya mengalami kendala pembiayaan yang menyebabkan pembayaran iuran kepesertaannya terkendala.

“Pada tahun 2021 pembayaran iuran kepesertaan saya mulai menunggak, hal ini disebabkan karena situasi pandemi yang membuat kondisi finansial saya mengalami kesulitan,” tutur Audy.

Audy menyadari, keaktifan kepesertaan Program JKN sangat penting bagi dirinya dan keluarganya. Dia sangat khawatir jika satu saat harus berobat namun tidak dapat mengakses fasilitas kesehatan karena status kepesertaannya tidak aktif. Dengan adanya Program REHAB, Audy dapat menyelesaikan tunggakan iuran kepesertaannya.

“Manfaat Program REHAB ini sangat terasa bagi saya, awalnya saya bingung tentang bagaimana saya harus membayar tunggakan iuran yang cukup besar jumlahnya.  Saya sangat bersyukur karena BPJS Kesehatan membuat Program REHAB ini, saya sangat terbantu terlebih untuk sekarang ini finansial saya yang sedang tidak stabil,” jelas Audy.

Audy berharap, Program JKN melalui BPJS kesehatan dapat terus menghadirkan inovasi-inovasi baru yang dapat memberikan solusi alternatif dari berbagai masalah yang di alami peserta.

“Saya sangat senang dengan hadirnya REHAB ini. Semoga inovasi-inovasi seperti ini dapat terus ada, agar masalah-masalah yang didialami peserta seperti saya, mendapatkan solusi dan bisa teratasi dengan baik,” tutup Audy. (CT)

Categories: Minahasa

Tagged as:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s