Bitung – Komitmen untuk memperkuat implementasi program prioritas pemerintah pusat di daerah ditegaskan dalam pertemuan strategis antara Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made Dj, dan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bitung, Paulus Denny Liemitang, Jumat (27/2/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kecamatan Madidir, Kota Bitung, membahas langkah konkret dalam menyinkronkan program strategis nasional, termasuk penguatan Koperasi Merah Putih serta pengembangan Kampung Nelayan. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan sekaligus memperkokoh ketahanan wilayah.
Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made Dj, menegaskan kesiapan TNI menjadi mitra strategis dalam memastikan setiap kebijakan pemerintah pusat dapat berjalan efektif hingga menyentuh masyarakat lapisan bawah.
“TNI mendukung penuh setiap program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Sinergi lintas sektoral menjadi kunci agar kebijakan nasional benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, dukungan terhadap program Kampung Nelayan tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan ketahanan wilayah pesisir.
“Ketahanan wilayah bukan semata aspek keamanan. Ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir adalah fondasi stabilitas daerah. Jika nelayan sejahtera, maka wilayah juga akan kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bitung, Paulus Denny Liemitang, menyatakan pihaknya memiliki tanggung jawab politik dan moral untuk mengawal program prioritas pemerintah pusat agar tepat sasaran dan berdampak nyata di daerah.
“Sebagai bagian dari partai pengusung pemerintah pusat, kami memastikan agenda strategis nasional berjalan efektif di Bitung. Kolaborasi dengan TNI menjadi langkah konkret untuk mempercepat implementasi di lapangan,” katanya.
Menurutnya, Koperasi Merah Putih harus menjadi instrumen nyata dalam memperkuat UMKM dan nelayan, bukan sekadar program administratif.
“Koperasi Merah Putih harus hadir sebagai solusi riil untuk memperluas akses permodalan, memperkuat distribusi, dan meningkatkan daya saing ekonomi rakyat,” tegasnya.
Terkait program Kampung Nelayan, ia menilai Kota Bitung sebagai kota maritim memiliki potensi besar menjadi model pengembangan kawasan pesisir berbasis pemberdayaan masyarakat.
Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh komitmen, menandai penguatan koordinasi antara unsur legislatif dan TNI dalam mendukung percepatan agenda strategis nasional di daerah.
Sinergi ini diharapkan mampu memastikan seluruh program prioritas pemerintah pusat berjalan optimal, terukur, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kota Bitung. (*Mrio)




















