Mapalus Mart, Pemkot Manado Siapkan UMKM Naik Kelas

Unknown's avatar
banner 120x600

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Upaya mendorong pelaku usaha lokal naik kelas berbasis digital terus diperkuat Pemerintah Kota Manado. Melalui pemanfaatan platform Mapalus Mart, Pemkot mulai mengarahkan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM untuk masuk ke ekosistem pemasaran digital yang lebih terukur dan transparan.

Langkah ini ditandai dengan kegiatan promosi pemasaran sekaligus sosialisasi peningkatan penggunaan produk dalam negeri yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado di Grand Puri Hotel, Kamis (16/04/26).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Wakil Walikota Manado, dr. Richard Sualang, didampingi Asisten II Kota Manado Atto Bulo, Kepala Disperindag Hendrik Warokka, serta dihadiri para camat dan pelaku UMKM se-Kota Manado.

Dalam arahannya, Sualang menegaskan bahwa pelaku UMKM dan IKM bukan sekadar sasaran program, tetapi menjadi bagian penting dalam penggerak utama kebijakan ekonomi daerah.

“Bapak dan ibu sekalian adalah objek sekaligus subjek dari program ini. Pemerintah hadir untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penguatan UMKM,” ujar Sualang.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Disperindag atas inovasi digital melalui platform Mapalus Mart yang dinilai mampu mempermudah proses pemasaran produk lokal. Menurutnya, digitalisasi menjadi jawaban atas perubahan pola pasar di Kota Manado.

Bahkan, Pemkot Manado telah melaporkan pengembangan platform tersebut kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan sebagai bagian dari langkah strategis transformasi digital daerah.

“Saya berharap pelaku IKM dan UMKM bisa menyerap dan menjalankan digitalisasi ini dengan baik, karena ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap kebutuhan pasar saat ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Manado, Hendrik Warokka, menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi Mapalus Mart tidak hanya berdampak pada pemasaran produk, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, seluruh transaksi dalam platform tersebut dilakukan secara digital sehingga lebih transparan, akuntabel, dan terukur melalui sistem berbasis algoritma.

“Setiap transaksi akan tercatat dengan baik, termasuk belanja ASN terhadap produk IKM dan UMKM. Ini memberikan nilai tambah sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas Warokka.

Ia menambahkan, sistem ini juga memungkinkan pemerintah memantau perputaran ekonomi lokal secara lebih sistematis, sekaligus memastikan keberpihakan terhadap produk dalam negeri, khususnya produk UMKM Kota Manado.

Dengan hadirnya Mapalus Mart, Pemkot Manado optimistis pelaku usaha lokal mampu bersaing di era digital serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah.(*/gabby)

Leave a Reply

Discover more from www.sulutnewstv.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading