Wali Kota Andrei Angouw Dampingi Mensos Gus Ipul Kunjungi SRMP 21 Manado

Unknown's avatar
banner 120x600

SULUTNEWSTV.com, MANADO — Wali Kota Manado Andrei Angouw mendampingi Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, dalam kegiatan Open House Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado, Kamis (11/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan program Sekolah Rakyat sebagai upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dalam sambutannya, Gus Ipul menegaskan Sekolah Rakyat merupakan program Presiden yang ditujukan bagi keluarga yang masuk kategori paling tidak mampu berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurut Gus Ipul, program tersebut hadir untuk memastikan anak-anak dari keluarga miskin tetap memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan yang berkualitas dan berasrama.

“Kalau orang tuanya belum sukses, maka anaknya harus menjadi anak-anak yang sukses. Kalau orang tuanya belum berhasil, maka anak-anaknya harus menjadi anak-anak yang berhasil. Kalau orang tuanya masih susah, diharapkan nanti anak-anaknya menjadi orang-orang hebat yang memiliki kemampuan untuk membantu orang lain,” kata Gus Ipul.

Ia menegaskan Sekolah Rakyat merupakan bentuk keberpihakan negara terhadap masyarakat miskin yang selama ini belum sepenuhnya menikmati hasil pembangunan. Bahkan, menurutnya, tidak menutup kemungkinan siswa Sekolah Rakyat kelak menjadi pemimpin bangsa.

“Siapa tahu nanti salah satu di antara siswa-siswa Sekolah Rakyat akan menjadi Presiden Republik Indonesia. Ini adalah persembahan Bapak Presiden untuk keluarga yang paling tidak mampu,” ujarnya.

Gus Ipul mengungkapkan program Sekolah Rakyat telah berjalan sejak Juli 2025 di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kota Manado. Selama hampir 10 bulan pelaksanaan, perubahan positif mulai terlihat pada para siswa.

Ia menyebut para siswa kini tampak lebih sehat, lebih percaya diri, lebih optimistis dan memiliki semangat yang lebih tinggi dalam meraih cita-cita. “Sekarang lebih bugar, lebih segar, lebih percaya diri, lebih optimis, memiliki harapan dan semangat untuk meraih cita-citanya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga menegaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran umum. Seluruh calon siswa dijangkau langsung oleh pemerintah melalui proses verifikasi terhadap keluarga yang masuk kategori miskin dan rentan sesuai data resmi pemerintah.

“Yang ada adalah penjangkauan. Petugas datang ke rumah-rumah untuk memastikan kondisi keluarga sesuai dengan data yang ada,” jelasnya. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak ada praktik titipan, pungutan maupun penyalahgunaan wewenang dalam proses penerimaan siswa.

“Tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada sogok menyogok, tidak boleh ada suap menyuap dan tidak boleh ada KKN dalam memilih dan merekrut siswa-siswa Sekolah Rakyat,” tegas Gus Ipul.

Kegiatan Open House turut dihadiri jajaran Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Manado, pihak sekolah, orang tua siswa serta calon peserta didik Sekolah Rakyat.

Sementara itu, Wali Kota Manado Andrei Angouw menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI dan Menteri Sosial atas kehadiran program Sekolah Rakyat di Kota Manado dan Provinsi Sulawesi Utara.

Menurut Andrei, program tersebut membuka peluang besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada Pak Presiden dan Pak Menteri yang telah merealisasikan Sekolah Rakyat di Kota Manado dan di Provinsi Sulawesi Utara. Selain SRMP yang ada di Manado, nantinya sekolah permanen juga akan beroperasi di Minahasa,” ujar Andrei.

Ia mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat di Minahasa menjadi keuntungan tersendiri karena berada di kawasan yang sejuk dan nyaman untuk proses belajar mengajar.

Lebih lanjut, Andrei mengajak para siswa memanfaatkan kesempatan yang diberikan pemerintah dengan sungguh-sungguh.Menurutnya, pemerintah telah menghadirkan program yang dapat menjadi jalan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup melalui pendidikan.

“Pemerintah sudah membuat program yang sangat baik. Saya berharap kesempatan ini dipergunakan semaksimal mungkin. Ini semua untuk masa depan kita bersama dan masa depan Indonesia,” katanya.

Andrei menegaskan bahwa persaingan antarbangsa di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pendidikan menjadi kunci agar Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lain.

“Kita harus bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Yang menentukan adalah sumber daya manusia. Orang-orang kita harus lebih pintar dan lebih rajin. Dengan demikian kita akan lebih sejahtera. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya karena akan menjadi nilai tambah bagi masa depan bangsa Indonesia,” ujarnya.(*/gabby)

Leave a Reply

Discover more from www.sulutnewstv.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading