OJK SulutGo Perkuat Kolaborasi Literasi Keuangan Melalui Media Update Triwulan II 2026

Unknown's avatar
banner 120x600

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo menegaskan pentingnya kolaborasi antara regulator, industri jasa keuangan, pemerintah daerah, dan media dalam meningkatkan literasi serta inklusi keuangan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala OJK SulutGo Robert H.P. Sianipar saat membuka kegiatan Media Update OJK SulutGo Triwulan II Tahun 2026 yang berlangsung di Manado, Kamis (25/6/2026).

Menurut Robert, forum media update tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi terkait perkembangan sektor jasa keuangan, tetapi juga wadah memperkuat sinergi dengan insan pers dan pelaku industri jasa keuangan dalam mengedukasi masyarakat.

“Kami mengapresiasi dukungan rekan-rekan media yang selama ini telah menjadi mitra strategis OJK dalam menyampaikan informasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat,” ujar Robert.

Ia mengungkapkan, sejak Januari hingga Juni 2026, media di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo telah menghasilkan 291 pemberitaan terkait OJK, terdiri dari media cetak, media online, radio, dan televisi.

Dalam kesempatan tersebut, OJK memaparkan sejumlah materi strategis, antara lain kondisi sektor jasa keuangan Sulawesi Utara dan Gorontalo per 30 April 2026, realisasi program kerja bidang literasi, inklusi, perlindungan konsumen, dan pengembangan keuangan daerah.

Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi mengenai pelaksanaan Bulan Literasi Keuangan 2026, Financial Literacy Award 2026, KEJAR Award 2026, serta Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026.

Robert menjelaskan bahwa sepanjang semester pertama tahun 2026, OJK SulutGoMalut telah melaksanakan 34 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 59.819 peserta di 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

“OJK terus berkomitmen meningkatkan literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat semakin memahami produk dan layanan keuangan yang legal, mampu mengelola keuangan secara bijak, serta terhindar dari berbagai aktivitas keuangan ilegal,” katanya.

Dalam forum tersebut, OJK juga memaparkan perkembangan sektor jasa keuangan yang masih menunjukkan pertumbuhan positif. Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) di Sulawesi Utara tumbuh 8,01 persen secara tahunan, sementara penyaluran kredit meningkat 6,97 persen.

Selain pemaparan dari OJK, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara Watekhi turut menyampaikan materi mengenai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan menjadi salah satu instrumen penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi nasional maupun daerah.

Kegiatan Media Update OJK SulutGo Triwulan II Tahun 2026 turut dihadiri jajaran Deputi OJK SulutGo, pengurus Perbarindo SulutGoMalut, Area Head Bank Mandiri SulutGo Darojar Wirabuana, Direktur Operasional Bank SulutGo Lousia Parengkuan, perwakilan PT Pegadaian, BRI, BNI, serta pimpinan lembaga jasa keuangan lainnya dan insan pers dari Sulawesi Utara dan Gorontalo.

“Harapan kami, sinergi antara regulator, industri jasa keuangan, pemerintah, dan media dapat terus diperkuat guna mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang berkelanjutan di daerah,” kuncinya.(*/gabby)

Leave a Reply

Discover more from www.sulutnewstv.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading