Minahasa Tenggara

Tunggu Edaran PTM, Dor To Home Konsep Sekolah di Mitra

Mitra, SULUTNEWSTV.com- Pembelajaran secara tatap muka (PTM) di Minahasa Tenggara (Mitra) masih menunggu petunjuk edaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Menyikapi hal ini, sekolah-sekolah berinovasi. Salah satunya penerapan program dor to home atau melakukan kunjungan bagi siswa secara luar jaringan (luring) atau program anak bangsawan.

Kepala Dinas Pendidikan Mitra Ascke Benu mengatakan, sejak awal Pandemi untuk pembelajaran bagi para siswa dilakukan konsep belajar dalam jaringan (Daring), namun secara inisiatif pihaknya memprogram Anak Bangsawan menjadi konsep pembelajaran bagi para siswa di Mitra.

“Pandemi Covid-19 tidak menjadi alasan sebagai penghalang pembelajaran, dimana pembelajaran dilakukan dalam 2 tahap yakni secara daring (dalam jaringan). Nah, pembelajaran dor to home ini para siswa dikunjungi guru melalui konsep anak bangsawan, dimana  5 orang guru mencari muridnya untuk memberikan pelajaran, “Kata Benu di kantornya baru-baru ini.

Menurutnya, meskipun pembelajaran dilakukam secara daring, dan dor to home, namun anak-anak tetap berprestasi meski mitra ada beberapa titik blangspot.

“Ada beberapa anak yang berprestasi, contohnya 15 anak SMP dan 3 anak SD yang mengikuti kompetisi Sains Nasional (KSN). Meskipun pembelajarannya secara daring dengan sinyal yang kurang memadai, namun para siswa bisa berprestasi, dan juga Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), di Mitra sukses dilaksanakan,“ tuturnya.

Sementara itu terkait program vaksinasi menuju PTM Benu mengungkapkan, untuk siswa berumur 12 tahun keata saat ini yang telah melakukan vaksinasi sudah berada pada 78.6 persen, ketika itu sudah terpenuhi hingga capaian 80 persen maka untuk PTM, sudah bisa namun harus memikirkan wilayah tempat sekolah itu berada dan atas izin dinas kesehatan tentunya sesuai rekomendasi dari gugus tugas daerah.

Sedangkan kesiapan para tenaga pengajar melalui vaksinasi lanjut Benu, sekitar 90an persen guru di Mitra telah divaksin.

“Jadi tenaga pengajar selain telah siap untuk mengikuti PTM, tentunya telah melakukan vaksinasi, yang mana sisanya belum bisa divaksin dikarenakan dari hasil pemeriksaan kesehatan belum bisa dilakukan vaksinasi, namun para guru ini tetap melakukan pembelajaran bagi siswa meskipun secara daring,  dan nantinya juga Protokol Kesehatan pasti diterapkan disekolah-sekolah yang ada di Mitra saat PTM tersebut, “Pungkas Benu. (Baim)

Categories: Minahasa Tenggara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s