Ekonomi & Bisnis

BRI Edukasi QRIS di 1.241 Rumah Ibadah, John Sarjono : Baik Nilai Ekonomi dan Sosial, Harus di Ciptakan

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus gencar melakukan edukasi terkait sistem pembayaran non tunai melalui system cashless atau digitalisasi pembayaran melalui Quick Respon Indonesian Standar (QRIS).

Diketahui, mendukung aktivitas tempat ibadah di Provinsi Sulut, BRI menyalurkan CSR untuk pembangunan sarana prasarana rumah ibadah, di giat penutupan FKUB dan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Regional CEO Manado John Sarjono di Graha Gubernuran, Senin(22/11).

Sejak bulan Mei 2021 total CSR yang telah disalurkan oleh Bank BRI Regional Office Manado adalah sebesar Rp 2.5 Miliar.

“BRI hadir memberikan kemudahan bukan hanya dari nilai Ekonominya saja, melainkan nilai sosialnya juga harus kita ciptakan. Sementara, untuk gerakan non tunai di rumah ibadah dapat menjadi potensi transaksi dari perputaran dana dimasyarakat sekaligus juga dapat memberikan kemudahan bagi seluruh umat beragama dalam melakukan pemberian persembahan gereja, pembayaran zakat, infaq, sedekah dan lain-lain, sehingga semuanya menjadi lebih praktis dapat dilakukan kapan saja dan dari mana saja,” jelas John kepada sulutnewstv.com, Senin(23/11).

Sekadar diketahui, Bank BRI Regional Office Manado melalui jaringan Kantor Cabang yang tersebar di Manado, Bitung, Tondano, Kotamobagu dan Tahuna saat ini tengah gencar dan secara massive melakukan akuisisi QRIS di total 1.040 gereja GMIM, GBI GPDI dan juga ke 201 Masjid yang ada di wilayah kerjanya.

“Proses pemasangan QRIS sangat mudah serta tidak membutuhkan waktu yang lama, sehingga dalam waktu singkat seluruh umat beragama di wilayah Sulawesi Utara akan mendapatkan lebih banyak kesempatan dan kemudahan dalam memberi dan beramal di rumah ibadah masing masing,” tambahnya.

Terpisah, Regional Consumer Banking Head RO Manado Ali Masuron menyampaikan kegiatan digitalisasi pembayaran di lingkungan rumah ibadah, dilakukan dalam rangka mendorong transaksi cashless, apalagi saat ini kebanyakan masyarakat telah menggunakan smartphone dan mempunyai e-wallet seperti Link Aja, Gopay, Ovo dan lain sebagainya.

“QRIS lebih efesien dan aman, karena setelah transaksi uang bisa masuk secara langsung ke rekening milik Gereja atau Masjid, uang masuk secara otomatis dan juga dapat diketahui riwayat transaksinya oleh pengurus Masjid dan Gereja,” tandasnya.(gabby)

Categories: Ekonomi & Bisnis

Tagged as:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s