Sekaligus Silahturahmi, BKSAUA Manado Studi Religi Bersama FKUB Bangli Bali

Unknown's avatar
banner 120x600

SULUTNEWSTV.com, BANGLI – Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado melakukan studi religi dan dialog lintas agama bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bangli, Bali, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli itu menjadi bagian dari upaya memperkuat toleransi dan mempererat hubungan antarumat beragama melalui pertukaran pengalaman menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Rombongan BKSAUA Kota Manado dipimpin Presidium BKSAUA Pdt. Judi Tunari, M.Th bersama Kabag Kesra Kota Manado Janni Ohy, SE, Gbl Frangky Londa, S.Th., MA, Pdt. Jim Mamarimbing, H. Djafar Madiu, KH Masar Kinontoa, serta Ketua Aliansi Pers Manado (APM) Steven Rondonuwu, SH.

Rombongan diterima langsung jajaran FKUB Kabupaten Bangli dan Kementerian Agama Kabupaten Bangli yang dipimpin Ketua FKUB Kabupaten Bangli I Nyoman Sukra.

Dalam dialog interaktif tersebut, BKSAUA Manado dan FKUB Bangli saling berbagi pengalaman mengenai pola pendekatan dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah perbedaan agama, budaya, dan adat istiadat.

Dalam rilis resminya, Presidium BKSAUA Kota Manado, Pdt. Judi Tunari, mengatakan studi religi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persaudaraan dan persatuan bangsa. Menurutnya, keberagaman merupakan kekuatan bangsa Indonesia yang harus terus dirawat melalui komunikasi dan kerja sama lintas agama.

“Indonesia dibangun dari keberagaman suku, budaya, dan agama. Karena itu kami datang untuk belajar dan berdiskusi mengenai praktik-praktik baik dalam menjaga kerukunan umat beragama,” ujar Tunari.

Ia menambahkan, pengalaman FKUB Bangli dalam menjaga harmoni masyarakat di tengah mayoritas umat Hindu menjadi salah satu hal penting yang ingin dipelajari BKSAUA Manado.

“Kami melihat Bangli memiliki kehidupan masyarakat yang harmonis dan toleran. Ini menjadi inspirasi yang baik untuk terus memperkuat kerukunan di Kota Manado dan Sulawesi Utara,” katanya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Bangli I Nyoman Sukra menjelaskan bahwa pendekatan budaya dan keterlibatan desa adat menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat di Bangli.

Menurutnya, komunikasi aktif antar tokoh agama terus dibangun agar kehidupan masyarakat tetap damai dan saling menghormati.

“Kami mengedepankan nilai kebersamaan dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Kerukunan tidak hanya dibangun lewat forum resmi, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan budaya bersama,” jelas Sukra.

Ia berharap studi religi tersebut semakin mempererat hubungan BKSAUA Manado dan FKUB Bangli sekaligus melahirkan berbagai gagasan positif dalam menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.(*/gabby)

Leave a Reply

Discover more from www.sulutnewstv.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading