Tondano – Anggota DPRD Minahasa, Franky Wolayan, SH mendapat mandat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk melanjutkan kepemimpinan di gedung Manguni sebagai Ketua DPRD Kabupaten Minahasa.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, MAP, dalam momentum Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan di Tondano, Rabu (13/5/2026).
Franky Wolayan menggantikan Drs. Robby Longkutoy, MM sebagai bagian dari strategi besar regenerasi kader di daerah. Robby Longkutoy menyambut perubahan ini dengan sikap negarawan.
Langkah ini bukan sekadar seremonial rutin, melainkan pernyataan sikap organisasi. Partai ingin memastikan bahwa transisi kepemimpinan berjalan mulus untuk mengawal kerja-kerja legislatif ke depan.
Baginya, regenerasi adalah napas agar organisasi tetap adaptif menghadapi tantangan politik yang kian dinamis. “Pemimpin baru harus mampu menjaga nilai gotong royong dan tetap setia menghadirkan kerja nyata bagi rakyat,” ujar Robby Dondokambey.
Dalam Musyawarah Anak Cabang, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Olly Dondokambey, memberikan peringatan keras kepada seluruh kader, terutama yang duduk di kursi dewan. Ia menyoroti perilaku pejabat yang terlalu sibuk bersolek di media sosial.
“Tunjukkan kegiatan nyata di lapangan. Publikasikan saat menerima aspirasi warga, bukan sekadar foto yang tidak berbobot,” tegas sosok yang juga menjabat Bendahara Umum DPP PDIP tersebut.
Rakyat, menurutnya, ingin melihat wakil mereka berkeringat saat menyerap aspirasi, bukan sekadar berpose di balik meja atau di acara seremonial. Olly juga membawa perspektif makro mengenai situasi geopolitik dunia yang tidak menentu.
Oleh karena itu, ia memerintahkan gerakan masif menanam tanaman pangan pokok seperti ubi-ubian. ”Kita harus siap. Manfaatkan setiap lahan yang ada. Ketahanan pangan adalah benteng kita menghadapi dampak luar negeri,” pungkasnya.
Instruksi ini menjadi penutup yang menegaskan bahwa tugas pimpinan legislatif yang baru bukan hanya soal politik, tapi juga memastikan perut rakyat tetap aman. (*ChT)



















