Insan BRIlian Region 16 Manado Peringati Hari Lahir Pancasila 2026

Unknown's avatar
banner 120x600

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di lingkungan BRI Region 16 Manado, Area Head BRI Region 16 Manado, Ana Damayanti, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Upacara berlangsung di halaman kantor pusat, dan dihadiri insan BRIlian Region 16 Manado, Senin(1/6/2026).

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya menjadi perekat persatuan bangsa Indonesia, tetapi juga relevan sebagai landasan dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi “bintang penuntun” bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika sosial, perkembangan teknologi, hingga gejolak geopolitik global.

Keberagaman yang dimiliki Indonesia dengan ribuan pulau dan ratusan kelompok etnis menjadi bukti nyata bahwa persatuan dapat terwujud melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Usai pelaksanaan upacara, Ana Damayanti mengatakan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh insan BRI dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam dunia kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan. Sebagai bagian dari BUMN yang melayani masyarakat, kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang adil, inklusif, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila,” ujar Ana.

Menurutnya, tema yang diangkat tahun ini sangat relevan dengan kondisi global saat ini yang diwarnai berbagai tantangan dan perubahan.
“Di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia, Pancasila menjadi kekuatan pemersatu yang menjaga persaudaraan dan harmoni. Nilai-nilai tersebut juga dapat menjadi kontribusi Indonesia dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia,” tambahnya.

Selain itu, Indonesia dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi bagian dari Pancasila disebut sebagai instrumen penting dalam diplomasi internasional untuk menjembatani perbedaan dan mendorong penyelesaian konflik secara damai.

Pidato tersebut juga menyoroti kontribusi Indonesia dalam berbagai misi perdamaian dunia, termasuk keterlibatan pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih menghadapi penjajahan.

Ana juga mengajak generasi muda untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Generasi muda memiliki peran penting sebagai penerus bangsa. Pancasila harus menjadi ideologi yang hidup, bukan hanya dihafal, tetapi diterapkan dalam sikap, perilaku, serta semangat gotong royong dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di BRI Region 16 Manado berlangsung khidmat dan menjadi pengingat penting bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan nasional sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia bagi perdamaian dunia.(*/gabby)

Leave a Reply

Discover more from www.sulutnewstv.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading