MINAHASA – Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si, MAP melantik 128 Hukum Tua terpilih di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Selasa (14/7/2026).
Pelantikan ini diawali pembacaan Surat Keputusan Bupati Minahasa tentang pengangkatan Hukum Tua terpilih, oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Minahasa, Alexander Mamesah SSTP, dilanjutkan dengan pembacaan pakta integritas.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengingatkan agar para pemimpin desa yang baru dilantik tidak hanya mengandalkan kewenangan jabatan, melainkan mengabdi dengan hati dan integritas demi kesejahteraan masyarakat.
Bupati Robby Dondokambey menegaskan, sumpah jabatan yang diucapkan merupakan ikrar suci yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan masyarakat.

Ia meminta para Hukum Tua meninggalkan pola kepemimpinan yang eksklusif dan beralih menjadi pelayan masyarakat yang inklusif.
“Seorang pemimpin tidak diukur dari besarnya kewenangan, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Ingat, masyarakat mungkin lupa kapan saudara dilantik, tetapi mereka akan selalu ingat bagaimana saudara memperlakukan mereka saat mereka mengalami kesulitan,” ujarnya.

Bupati memberikan empat instruksi tegas bagi para Hukum Tua. Pertama, mengelola pemerintahan desa secara transparan dan akuntabel sesuai peraturan perundang-undangan.
Kedua, merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang atau pilihan politik saat kontestasi.

Ketiga, membangun sinergi dengan BPD, tokoh agama, hingga pelaku UMKM.
Terakhir, menjaga koordinasi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Ia menambahkan, kemajuan Kabupaten Minahasa sebagai daerah pariwisata yang maju dan sejahtera sangat bergantung pada kemajuan desa.

Ia mendorong Hukum Tua menjadi motor penggerak pembangunan, mulai dari ketahanan pangan, kebersihan lingkungan melalui gerakan sadar sampah, hingga pelestarian budaya lokal.
“Jadilah pemimpin yang meninggalkan warisan berupa kemajuan desa dan nama baik yang dikenang karena pengabdian tulus,” pesannya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, SE, dalam sambutan yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulut Dr. Denny Mangala, M.Si, turut berpesan agar para Hukum Tua menjadi teladan di tengah masyarakat.
Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan, memperkuat semangat gotong royong, serta memelihara kerukunan antarumat beragama di desa masing-masing.
”Pemerintah Provinsi berkomitmen penuh bersinergi dengan Kabupaten Minahasa. Saya percaya jika pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa berjalan bersama, cita-cita menghadirkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan dapat diwujudkan,” tuturnya.

Pelantikan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Minahasa, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong, SE, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Antusiasme keluarga para Hukum Tua terpilih terlihat memenuhi Gedung Wale Ne Tou, menandai harapan baru bagi pembangunan desa di tanah Minahasa. (*Advetorial)



















