Waspadai Kerusakan Shockbreaker, DAW Ingatkan Pengendara Segera Lakukan Pemeriksaan

Unknown's avatar
banner 120x600

SULUTNEWSTV.com, MANADO – PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) mengingatkan pengendara sepeda motor untuk mewaspadai tanda-tanda kerusakan shockbreaker atau suspensi karena dapat memengaruhi kenyamanan sekaligus keselamatan saat berkendara.Shockbreaker berfungsi meredam guncangan ketika motor melintasi jalan tidak rata maupun berlubang. Komponen ini juga berperan penting dalam menjaga kestabilan kendaraan saat melaju, bermanuver, hingga melewati tikungan.

Technical Service Department Head PT Daya Adicipta Wisesa, Ridwan Marpela, mengatakan, performa shockbreaker akan menurun seiring usia pemakaian. Namun, banyak pengendara yang tidak menyadari gejala awal kerusakan sehingga kondisi tersebut kerap diabaikan.

“Shockbreaker merupakan salah satu komponen penting yang mendukung keamanan dan kenyamanan berkendara. Oleh karena itu, apabila mulai muncul gejala-gejala kerusakan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih parah maupun membahayakan pengendara,” ujar Ridwan.

Menurutnya, salah satu tanda paling umum adalah munculnya rembesan oli pada shockbreaker. Kondisi tersebut biasanya disebabkan seal shock yang aus atau sobek akibat usia pakai maupun kotoran yang menempel. Kebocoran oli akan mengurangi kemampuan suspensi meredam guncangan sehingga motor menjadi kurang stabil.

Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah ban belakang terasa bergoyang saat melewati jalan berlubang, bergelombang, bahkan di jalan yang relatif rata. Kondisi itu mengindikasikan kemampuan suspensi mulai menurun dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama ketika berkendara dengan kecepatan tinggi atau saat menikung.

Selain itu, pengendara juga perlu memperhatikan apabila shockbreaker sering terasa mentok meski motor digunakan dengan beban normal. Jika hal tersebut terjadi, kemungkinan besar sistem suspensi sudah tidak bekerja secara optimal dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Ridwan menegaskan, kerusakan shockbreaker tidak hanya mengurangi kenyamanan berkendara, tetapi juga memengaruhi pengendalian sepeda motor sehingga dapat membahayakan keselamatan pengendara.

Karena itu, ia mengimbau pengguna sepeda motor Honda untuk rutin melakukan servis berkala di bengkel resmi AHASS agar kondisi seluruh komponen kendaraan, termasuk sistem suspensi, tetap terjaga.

“Lakukan pemeriksaan dan perawatan berkala di bengkel resmi AHASS terdekat agar kondisi sepeda motor Honda selalu optimal, sehingga perjalanan menjadi lebih aman, nyaman, dan menyenangkan,” tutup Ridwan.(*/gabby)

Leave a Reply

Discover more from www.sulutnewstv.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading