SULUTNEWSTV.com, MINAHASA – Peternak ayam kampung di Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, mendapat suntikan teknologi untuk meningkatkan produksi dan pendapatan usaha. Dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado (Unima) bersama tim menghadirkan mesin tetas berbasis Internet of Things (IoT) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Rabu (19/8/2026).
Kegiatan PKM yang menyasar kelompok peternak ayam kampung tersebut mengusung judul “Peningkatan Produksi Ayam Kampung melalui Teknologi Mesin Tetas berbasis IoT dan Manajemen Usaha untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok Peternak di Kecamatan Kakas”.
Dosen Fakultas Teknik Unima sekaligus narasumber kegiatan, Arje Djamen, mengatakan pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah untuk membantu peternak meningkatkan kapasitas produksi.
“Dalam kegiatan ini kami memberikan pelatihan sekaligus menyerahkan teknologi kepada mitra, salah satunya mesin tetas berbasis IoT yang dikembangkan oleh tim pelaksana,” ujar Arje.
Menurutnya, mesin tetas tersebut diharapkan dapat membantu peternak dalam meningkatkan produksi ayam kampung melalui proses penetasan yang lebih terkontrol dengan dukungan teknologi.

Tak hanya teknologi, tim PKM juga membekali peternak dengan pengetahuan mengenai manajemen usaha. Pelatihan ini diarahkan agar peternak tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga dapat mengelola usaha secara lebih terstruktur.
Tim pelaksana turut mengembangkan Sistem Informasi Akuntansi yang akan diberikan kepada mitra. Sistem tersebut diharapkan dapat membantu peternak dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha.
Arje mengatakan peningkatan produksi perlu dibarengi dengan kemampuan mengelola usaha agar manfaat teknologi dapat memberikan dampak terhadap pendapatan peternak.
“Harapannya, teknologi dan pelatihan yang diberikan dapat membantu mitra meningkatkan produksi ayam kampung sekaligus meningkatkan pendapatan,” katanya.
Kegiatan PKM ini merupakan program tahun anggaran 2026 yang dibiayai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Melalui program tersebut, tim PKM Fakultas Teknik Unima mendorong penerapan hasil pengembangan teknologi agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok peternak ayam kampung di Kecamatan Kakas.(*/gabby)

















