Ekonomi & Bisnis

Tambah Tingkatkan Sektor Pariwisata, Kepala BI : Beberapa Hal Ini Perlu di Optimalkan

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Sulawesi utara yang seiring berjalannya waktu, perkembangan pariwisatanya terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu terlihat dari meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara yang cenderung tinggi. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu dioptimalkan untuk terus mendorong sektor pariwisata di Bumi Nyiur Melambai ini.

“Pertama, dengan potensi sumber daya dan panorama alam yang luar biasa, Sulawesi Utara berhasil menarik minat wisatawan mancanegara dengan pertumbuhan yang cenderung tinggi dari periode 2016-2018. Namun demikian, pertumbuhan wisman di Sulut sudah mendekati titik puncaknya pada tahun 2019. Untuk dapat terus meningkatkan wisman, perluasan pasar-pasar turis di luar turis Tiongkok perlu dilakukan, terutama pada turis-turis Eropa dan Amerika yang umumnya memiliki kualitas pengeluaran yang lebih tinggi,” kata Kepala Kantor Bank Indonesia Sulut Arbonas Hutabarat saat giat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2019 di Sulut, Rabu(12/12) di Ballroom FourPoints Hotel Manado.

Kedua, dari sisi geografis, Sulawesi Utara dikelilingi oleh megahub dunia seperti Singapore, Hongkong, Kuala Lumpur dan Bangkok.

“Kondisi geoposisi yang strategis tersebut perlu dimanfaatkan dengan menjalin kerjasama dengan maskapai-maskapai internasional terutama maskapai yang tergolong low cost carrier untuk menekan biaya perjalanan. Disamping itu, Sulut juga dapat dijadikan sebagai domestik hub untuk perjalanan menuju tempat-tempat wisata utama terutama di Indonesia Timur,” tuturnya.

Melalui integrasi pariwisata yang lebih besar, dirinya pun berharap dapat disusun paket wisata yang lebih menarik bagi wisatawan asing untuk meningkatkan length of stay wisatawan di Sulawesi Utara maupun Indonesia.

“Yang ketiga, dari sisi interkonektivitas, visi pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong sektor pariwisata telah diterjemahkan dengan penetapan KEK pariwisata Likupang, termasuk pembangunan infrastruktur konektivitasnya secara masif. Pengembangan KEK pariwisata Likupang diperkirakan akan mendatangkan total investasi di Sulawesi Utara sebesar Rp 7,1 T dalam beberapa tahun ke depan. KEK Likupang diprediksi akan memberikan kontribusi pada pendapatan devisa sebesar Rp 22,5 T pada tahun 2030,” ujarnya.

Ditambahkannya pula, besarnya potensi dan dampak ekonomi dari dibentuknya KEK pariwista Likupang, perlu dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, antara lain melalui penyiapan UMKM-UMKM yang dapat mendukung pengembangan tujuan wisata maupun atraksi wisata di KEK pariwisata tersebut.

“Ini penting agar daerah memiliki daya tawar lebih terhadap pengelola sehingga beberapa barang kebutuhan darerah tujuan wisata tidak diambil dari luar daerah,”tandasnya.(gabby)

Categories: Ekonomi & Bisnis, Sulut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s