Etika Berkendara Dimulai dari Kesadaran, DAW Dorong Budaya #Cari_Aman

Unknown's avatar
banner 120x600

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, tetapi juga pada kesadaran setiap pengendara untuk menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Hal tersebut terus didorong PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) melalui edukasi Safety Riding kepada masyarakat. DAW mengajak pengendara menjadikan etika berkendara sebagai kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari.

Instruktur Safety Riding PT DAW, Andhika Reynold Salindeho, mengatakan kesadaran dalam berkendara tidak seharusnya muncul hanya karena adanya aturan maupun ancaman sanksi.

“Berkendara bukan hanya tentang takut ditilang, tetapi bagaimana kita sadar bahwa setiap keputusan di jalan bisa berdampak pada keselamatan orang lain,” ujar Andhika.

Menurutnya, sejumlah tindakan sederhana dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan lalu lintas yang lebih aman. Pengendara diingatkan untuk menggunakan lampu sein saat berbelok atau berpindah jalur, menjaga jarak aman, tidak menggunakan telepon seluler ketika berkendara, serta menghargai pengguna jalan lainnya.

“Jadi, mari berkendara bukan hanya agar kita selamat, tetapi juga memastikan orang lain sampai dengan selamat,” katanya.

Melalui edukasi Safety Riding dan kampanye #Cari_Aman, DAW terus mendorong terbentuknya budaya berkendara yang disiplin, peduli, dan bertanggung jawab.

DAW menilai jalan raya merupakan ruang bersama yang digunakan oleh berbagai pengguna, sehingga keselamatan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja.

“Pada akhirnya, jalan raya adalah ruang bersama, dan keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Andhika.(*/gabby)

Leave a Reply

Discover more from www.sulutnewstv.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading