Minut – Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara Dapil IV (Kauditan – Kema), Rimalda Tiloli, S.Pd., kembali turun ke tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi lewat agenda Reses Masa Persidangan III Tahun II Tahun 2026 yang digelar di Desa Watudambo, Kamis (27/8/2026), legislator muda ini mendengarkan langsung berbagai keluhan dan kebutuhan warga setempat.
Dalam sambutannya, Rimalda menegaskan bahwa kehadirannya di Desa Watudambo bukan sekadar formalitas menggugurkan kewajiban agenda legislatif, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan politik kepada masyarakat yang telah mempercayainya.
“Reses ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi, usulan, dan masukan warga. Kehadiran saya adalah wujud komitmen untuk tetap dekat dengan masyarakat, agar pembangunan daerah benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan,” ujar Rimalda di hadapan warga yang hadir.
Ia menyadari adanya keterbatasan anggaran daerah yang membuat tidak semua usulan bisa terealisasi sekaligus. Meski demikian, Rimalda berjanji akan menyaring dan mengawal program-program yang paling mendesak secara bertahap dalam pembahasan di DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
“Setiap usulan akan saya catat, pelajari, dan perjuangkan. Saya mengajak masyarakat untuk terus aktif bersuara, karena pembangunan tidak bisa berjalan hanya lewat pemerintah dan DPRD, tetapi butuh partisipasi seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Dalam sesi dialog, warga Desa Watudambo menyampaikan serangkaian aspirasi krusial terkait infrastruktur hingga sektor pertanian.
Beberapa di antaranya pembangunan jalan rabat beton di lorong Jaga 5, 6, dan 7 yang dinilai rawan kecelakaan, penerangan lampu jalan di dalam lorong, serta perbaikan jalan perkebunan yang rusak parah.
Ada juga warga yang meminta pembangunan pagar keamanan di SD Inpres Watudambo, serta perbaikan toilet di SD Inpres dan SD Islam Watudambo.
Sementara itu salah satu warga mengusulkan Pengawasan dari DPRD terkait distribusi bantuan kepada kelompok tani di Kecamatan Kauditan agar lebih merata dan tepat sasaran.
Tak hanya mencatat usulan untuk dibawa ke persidangan DPRD, Rimalda juga menunjukkan aksi cepat saat mendengarkan keluhan keamanan ibadah.
Warga sempat menyampaikan keresahan terkait insiden pencurian kotak amal yang pernah terjadi di masjid setempat dan mengusulkan pengadaan CCTV.
Merespons hal itu, Rimalda langsung menjawab aspirasi warga secara spontan dengan menyatakan siap menyumbangkan 4 unit CCTV dari kantong pribadinya. Aksi tanggap ini pun disambut hangat oleh warga Desa Watudambo.
Menutup kegiatan reses, Rimalda menegaskan kembali komitmennya untuk mengawal seluruh poin aspirasi masyarakat Watudambo agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah Minahasa Utara ke depan. (*Mrio)
















