FINEXPO BIK Gorontalo 2026 Catat Inklusi Keuangan Rp397,76 Miliar

Unknown's avatar
banner 120x600

SULUTNEWSTV.com, GORONTALO – Pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Provinsi Gorontalo mencatatkan capaian positif. Sepanjang rangkaian kegiatan September hingga Oktober 2026, program yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah daerah dan industri jasa keuangan tersebut berhasil menjangkau 5.681 peserta melalui 38 kegiatan literasi dan edukasi keuangan.

Tak hanya edukasi, rangkaian BIK 2026 juga menghasilkan capaian nyata dalam perluasan akses keuangan masyarakat. Tercatat sebanyak 363 pembukaan rekening kredit atau pembiayaan baru, 187 ribu pembukaan rekening tabungan, serta nominal inklusi keuangan mencapai Rp397,76 miliar.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan formal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Robert H. P. Sianipar mengatakan, keberhasilan peningkatan inklusi keuangan perlu didukung optimalisasi pembiayaan bagi sektor produktif unggulan daerah, khususnya UMKM, pertanian, dan perikanan.

Menurutnya, perluasan akses keuangan harus memberikan manfaat nyata bagi pengembangan usaha dan peningkatan produktivitas masyarakat.

“Keberhasilan inklusi keuangan tidak hanya diukur dari jumlah rekening yang dibuka atau besarnya pembiayaan yang disalurkan, tetapi juga dari sejauh mana layanan keuangan dimanfaatkan secara tepat, produktif, dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Robert.

Puncak rangkaian BIK Provinsi Gorontalo 2026 ditandai dengan penyelenggaraan FINEXPO BIK Gorontalo pada 30–31 Oktober 2026 di Area Citimall Gorontalo. Kegiatan yang melibatkan OJK, Pemerintah Provinsi Gorontalo, Bank Indonesia, dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Gorontalo ini menghadirkan 24 booth pameran industri jasa keuangan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat berkesempatan mengenal lebih dekat berbagai produk dan layanan keuangan formal serta memperoleh akses informasi langsung dari pelaku industri jasa keuangan.

Gubernur Gorontalo Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M. menyampaikan bahwa capaian inklusi keuangan daerah yang mencapai 95,52 persen berdasarkan SNLIK 2026 merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia menegaskan, perluasan akses keuangan perlu berjalan seiring dengan peningkatan pemahaman masyarakat agar layanan keuangan dapat dimanfaatkan secara bijak, aman, dan sesuai kebutuhan.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya percepatan akses keuangan daerah, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan Piagam Nominasi TPAKD Award 2026 kategori TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sulawesi kepada TPAKD Provinsi Gorontalo.

OJK bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen melanjutkan kolaborasi dalam memperluas akses keuangan, meningkatkan literasi masyarakat, serta memperkuat pembiayaan bagi UMKM dan sektor produktif unggulan daerah.(*/gabby)

Leave a Reply