SULUTNEWSTV.com, MANOKWARI – Kontingen Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulawesi Utara mencatat penampilan impresif pada ajang Pesparawi Nasional di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Senin (22/6). Dua kategori yang tampil, yakni Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP) dan Vocal Group, berhasil memukau penonton yang memadati lokasi perlombaan.
Tim PSRP binaan Pemerintah Kota Manado tampil lebih dahulu di Auditorium Universitas Papua (Unipa) sekitar pukul 11.00 WIT. Di bawah arahan dirigen sekaligus pelatih Noldi Tamunu, para peserta membawakan tiga lagu, yakni lagu wajib Puji Tuhanmu di Segala Waktu, lagu pilihan terikat Kupuji Namamu Selamanya, serta lagu pilihan bebas He’s Got The Whole World in His Hand.
Penampilan yang dipadukan dengan koreografi dan harmonisasi suara yang kuat mendapat sambutan meriah dari penonton yang sebagian besar merupakan warga Sulawesi Utara dan Kawanua yang bermukim di Manokwari.
Pada malam harinya, giliran tim Vocal Group Sulawesi Utara tampil di Aula Polda Papua Barat sekitar pukul 19.00 WIT. Tim yang dilatih Haryono Sumerah dan Arther Wahongan itu membawakan tiga lagu, yakni Nyanyian Papua, Pujilah Tuhan, serta Medley Come Jesus Come, Holy Forever, That’s My King. Penampilan 11 penyanyi dan dua pengiring tersebut sukses mengundang tepuk tangan meriah dari para penonton yang memenuhi aula perlombaan.
“Luar biasa penampilan tim Sulut, sangat menghibur. Kualitas suara serta aransemen lagunya keren,” ujar Paul, penggiat musik asal Manokwari usai menyaksikan penampilan peserta.
Ketua LPPD Kota Manado, dr. Merry Sualang-Mawardi, didampingi Ketua Tim Kerja Pdt. Soan Sumilat, S.Th., menyampaikan rasa syukur atas penampilan kedua tim yang dinilai telah memberikan kemampuan terbaik mereka di atas panggung.
“Anak-anak PSRP dan Vocal Group sudah menyelesaikan tugas mereka dengan sangat baik. Soal hasil, kami serahkan kepada Tuhan. Yang terpenting mereka telah mempersembahkan pujian terbaik untuk kemuliaan Tuhan. Hasilnya nanti akan diumumkan pada penutupan tanggal 28 Juni,” kata Merry.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado yang selama ini memberikan dukungan penuh dalam proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.
“Terima kasih kepada Wali Kota Manado Andrei Angouw, Ketua TP-PKK Kota Manado Irene Angouw-Pinontoan, serta Wakil Wali Kota Richard Sualang yang terus memberikan arahan, motivasi, dan dukungan selama proses latihan hingga keberangkatan ke Manokwari,” ujarnya.
Merry menambahkan, masih ada satu kategori lagi yang akan diikuti kontingen binaan Pemkot Manado, yakni Paduan Suara Wanita (PSW). Tim tersebut dijadwalkan berangkat dari Manado menuju Manokwari pada Jumat (26/6).
Sementara itu, tim PSRP dan Vocal Group dijadwalkan kembali ke Manado pada Rabu (24/6) dini hari setelah menyelesaikan seluruh rangkaian penampilan mereka.
Manajer Tim Vocal Group, Pnt. Kiki Tamara, didampingi Wakil Manajer Pnt. Wendra Werung, mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan para peserta yang telah menjalani persiapan intensif selama lebih dari tiga bulan.
“Persiapan yang dilakukan selama lebih dari tiga bulan akhirnya tuntas. Mereka sudah memberikan yang terbaik untuk Sulawesi Utara dan Kota Manado,” kata Tamara.
Dukungan terhadap kontingen Sulawesi Utara juga datang dari sejumlah tokoh dan pengurus organisasi keagamaan yang hadir langsung di Manokwari, di antaranya Sekretaris LPPD Kota Manado Janni Ohy, Ketua Presidium BKSAUA Manado Pdt. Judy Tunari bersama jajaran pengurus, Ketua BAMAG Sulut Pdt. Johan Manampiring, serta sejumlah pengurus LPPD dan perwakilan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Manado.(*/gabby)



















