SULUTNEWSTV.com, MANADO – Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) berdampak terhadap operasional penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Minggu (6/9/2026).
Hingga pukul 12.13 WITA, sejumlah penerbangan rute Jakarta (CGK)–Manado (MDC) dan sebaliknya tercatat mengalami pembatalan. Dari data operasional bandara, hanya satu penerbangan Citilink pagi yang tetap beroperasi dan melayani penerbangan tiba maupun berangkat di Bandara Sam Ratulangi.
General Manager Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, mengatakan kondisi terminal bandara tetap kondusif meski terjadi pembatalan sejumlah penerbangan.
“Untuk kondisi terminal saat ini kondusif. Penumpang melakukan rescheduling maupun refund sesuai kebijakan maskapai,” kata Radityo.
Pada sisi kedatangan (arrival), penerbangan Citilink QG300 dari Jakarta dengan jadwal tiba pukul 05.25 WITA membawa 145 penumpang dan berhasil mendarat pada pukul 05.16 WITA.
Sementara itu, enam penerbangan lainnya mengalami pembatalan, yakni Batik Air ID6274 dengan 90 penumpang, Garuda Indonesia GA606 dengan 95 penumpang, Batik Air ID6742 dengan 104 penumpang, Garuda Indonesia GA600 dengan 130 penumpang, Batik Air ID6280 dengan 136 penumpang, serta Garuda Indonesia GA602 dengan 140 penumpang.
Untuk keberangkatan (departure) dari Manado menuju Jakarta, enam penerbangan juga tercatat dibatalkan. Masing-masing Citilink QG301 dengan 175 penumpang, Batik Air ID6271 dengan 136 penumpang, Garuda Indonesia GA607 dengan 115 penumpang, Batik Air ID6743 dengan 118 penumpang, Garuda Indonesia GA601 dengan 145 penumpang, serta Batik Air ID6281 dengan 92 penumpang.
Radityo menyebut, penumpang terdampak telah diarahkan untuk melakukan penjadwalan ulang penerbangan maupun pengembalian tiket. Kondisi antrean di terminal juga mulai berkurang.
“Penumpang melakukan rescheduling dan refund. Untuk antrean saat ini sudah hampir habis,” ujarnya. Pihak Angkasa Pura Indonesia terus memantau perkembangan kondisi operasional penerbangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait serta maskapai untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan dengan baik.
Sementara itu, pengguna jasa diimbau terus memantau informasi terbaru dari maskapai terkait status penerbangan, termasuk perubahan jadwal, pembatalan, maupun mekanisme rescheduling dan refund.(*/gabby)
















