SULUTNEWSTV.com, MANADO – Masyarakat penerima manfaat di Kota Manado mulai menerima bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram untuk kebutuhan tiga bulan sekaligus.
Penyerahan bantuan tersebut disaksikan Wali Kota Manado Andrei Angouw dalam kegiatan monitoring persiapan penyaluran bantuan pangan periode Oktober hingga Desember 2026 yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) RI Zulkifli Hasan di Aula Mapalus, Manado, Kamis (8/10/2026).
Bantuan tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, terutama di tengah musim kemarau yang berpotensi mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas.
Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, bantuan untuk periode Oktober hingga Desember diberikan sekaligus agar masyarakat tidak perlu berulang kali datang mengambil beras. “Pada bulan September hingga Desember bantuannya per bulan 10 kilogram, jadi langsung diberikan 30 kilogram untuk tiga bulan. Diserahkan langsung tiga bulan agar masyarakat tidak balik-balik lagi untuk mengambil bantuan beras,” ujar Zulkifli.
Menurut Zulkifli, pemerintah memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat menjelang akhir tahun, terutama karena musim kemarau dapat berdampak terhadap pasokan dan harga pangan.
Ia menyebut sejumlah komoditas seperti beras dan cabai berpotensi mengalami kenaikan harga pada akhir tahun. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling juga melaporkan realisasi penyaluran bantuan pangan di Sulut untuk periode Juli hingga September 2026.
Menurut Yulius, bantuan pangan pada periode tersebut telah disalurkan kepada 281.794 penerima manfaat dengan total pagu beras mencapai 8.453.820 kilogram. “Total penyerahan bantuan pangan di Provinsi Sulut pada bulan Juli hingga September berjumlah 281.794 dengan pagu beras 8.453.820 kilogram, dengan penerimaan bantuan pangan 98,19 persen,” kata Yulius.
Sementara itu, Zulkifli mengatakan program bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Secara nasional, pemerintah menyiapkan bantuan sebanyak 1 juta ton beras yang ditujukan bagi masyarakat kelompok desil 1 hingga 4.
“Kami telah melakukan rapat koordinasi untuk penambahan ketahanan pangan dan ini telah disetujui oleh Bapak Presiden. Mudah-mudahan segera dicairkan. Saat ini, kami akan memberikan secara gratis bantuan sebanyak 1 juta ton beras khusus untuk masyarakat desil 1 hingga 4,” ungkapnya.
Zulkifli menyebut bantuan tersebut akan menyasar sekitar 33,2 juta masyarakat di seluruh Indonesia. Ia juga mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp30 triliun untuk program pangan bagi masyarakat desil 1 hingga 4, termasuk hampir Rp17 triliun untuk beras subsidi dalam menghadapi musim kemarau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Tahlis Gallang, Sekretaris Daerah Kota Manado dr Steaven Dandel, Kepala Dinas Pangan Manado Rollies Rondonuwu serta jajaran pemerintah provinsi dan Pemerintah Kota Manado.(*/gabby)
















