Nasional

BPJS Kesehatan Raih Predikat WTM Delapan Kali Berturut-turut

Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berhasil mempertahankan predikat Wajar Tanpa Modifikasi (WTM) untuk laporan keuangan tahun 2021 dari akuntan publik.

Hal itu disampaikan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti pada Public Expose Pengelolaan Program dan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2021 yang diselenggarakan secara daring, dan diikuti oleh media seluruh Indonesia, Selasa (5/7).

Ghufron mengatakan, predikat WTM tersebut merupakan WTM yang kedelapan diraih BPJS Kesehatan secara berturut-turut tanpa jeda sejak BPJS Kesehatan beroperasi tahun 2014. Sedangkan jika dihitung sejak era PT Askes (Persero), WTM tersebut merupakan predikat ke-30.

Selain capaian tersebut, Ghufron menyebut kondisi Dana Jaminan Sosial (DJS) pada tahun 2021 juga telah dinyatakan positif. Hal tersebut dibuktikan dari aset neto yang yang dimiliki hingga tahun 2021 sebesar Rp38,7 triliun. Posisi aset neto ini masuk dalam kategori sehat dan mampu memenuhi 5,15 bulan estimasi pembayaran klaim ke depan.

“Berbagai capaian di tengah pandemi Covid-19, tidak didapat tanpa kerja keras. BPJS Kesehatan terus membuat gebrakan baru dengan memperhatikan publik. Dengan komitmen yang terus kami kedepankan, hal ini lah yang menjadikan BPJS Kesehatan sukses mempertahankan capaian WTM dalam mengelola keuangan,” kata Ghufron.

Sementara itu, dari aspek kepesertaan, hingga Januari 2022 jumlah kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 235.719.262 jiwa atau 86,07 persen dari total penduduk Indonesia 273.879.750 jiwa. Dengan demikian, yang belum terdaftar sebagai peserta JKN 13,93 persen.

Ghufron menambahkan, jumlah provinsi dan kabupaten/ kota yang telah mencapai cakupan kesehatan semesta atau universal health coverage (UHC) juga bertambah signifikan. Dari 177 kabupaten/ kota yang telah mencapai UHC, meliputi 127 kabupaten dan 50 kota, hingga Mei 2022, kabupaten/ kota yang mencapai UHC sebanyak 235. Jumlah tersebut meliputi 173 kabupaten dan 62 kota. Adapun provinsi yang telah mencapai UHC sebanyak 15.

“Sinergi dan kolaborasi yang dibangun BPJS Kesehatan bersama pemerintah, mitra kerja, duta BPJS Kesehatan, peserta dan masyarakat sukses menjaga keberlangsungan penyelenggaraan program JKN,” tambahnya. (CT*red)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s