SULUTNEWSTV.com, MANADO – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf yang juga biasa disapa Gus Ipul menegaskan Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran bagi calon siswa.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Open House Sekolah Rakyat di SRMP 21 Manado, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya mekanisme penerimaan siswa dilakukan melalui proses penjangkauan terhadap keluarga miskin yang telah tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Yang ada bukan pendaftaran, tetapi penjangkauan. Petugas datang ke rumah, mengecek kondisi keluarga, kemudian diverifikasi sebelum ditetapkan oleh pemerintah daerah,” katanya.
Ia menegaskan proses tersebut harus berjalan transparan dan bebas dari praktik titipan maupun pungutan liar.
“Tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada sogok menyogok, tidak boleh ada suap menyuap dan tidak boleh ada KKN dalam merekrut siswa Sekolah Rakyat,” tegasnya.
Mensos juga mengingatkan masyarakat untuk melaporkan apabila ada pihak yang meminta imbalan dalam proses penerimaan siswa. Program Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi keluarga miskin ekstrem dan rentan yang memenuhi kriteria berdasarkan data resmi pemerintah.(*/gabby)
















