Perlinsos Digital Mulai Diterapkan di Malalayang Dua, Data Penerima Bansos Diperkuat Lewat IKD

Unknown's avatar
banner 120x600

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Ratusan warga Kelurahan Malalayang Dua, Kota Manado, mengikuti registrasi dan digitalisasi bantuan sosial (bansos) melalui Portal Perlinsos, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Pusat untuk memperkuat akurasi dan ketepatan sasaran penyaluran bansos. Pemerintah Kota Manado turut mendukung pelaksanaan program dengan memastikan proses pendataan dan verifikasi masyarakat berjalan di tingkat kelurahan.

Melalui Perlinsos Digital, pemerintah mendorong sistem penyaluran bansos yang lebih transparan, akurat, dan akuntabel dengan memanfaatkan teknologi digital. Salah satu bagian penting dalam proses tersebut adalah verifikasi data penerima manfaat menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Lurah Malalayang Dua, Corneidi HS Posuma SIP, mengapresiasi pelaksanaan pendataan yang dilakukan langsung di kantor kelurahan.

“Atas nama Pemerintah Kelurahan Malalayang Dua, kami menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Kehadiran layanan langsung di kantor kelurahan sangat membantu warga untuk melakukan pendaftaran dan mengecek data kependudukan mereka,” kata Posuma.

Ia berharap proses pendataan tersebut mampu menghasilkan data yang sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

“Harapan kami, data yang dihasilkan benar-benar sesuai kondisi masyarakat, sehingga bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado, Erwin S. Kontu, SH, mengatakan IKD menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan penerima bansos merupakan warga yang benar-benar berhak.

Menurut Erwin, digitalisasi identitas dapat membantu pemerintah mengurangi potensi ketidaksesuaian antara data penerima dengan orang yang menerima bantuan di lapangan.

“Selama ini masih ada persoalan, seperti nama yang terdaftar sebagai penerima berbeda dengan orang yang menerima bantuan di lapangan. Dengan IKD, identitas masyarakat bisa diverifikasi lebih akurat sehingga potensi kesalahan maupun penyalahgunaan dapat diminimalkan,” jelas Erwin.

Ia menambahkan, masyarakat yang melakukan registrasi juga diberikan pemahaman mengenai penggunaan data pribadi dalam aplikasi Perlinsos. Data yang telah masuk selanjutnya akan menjalani proses verifikasi.

“Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian informasi terkait kondisi penerima manfaat, data tersebut akan melalui proses verifikasi. Kami berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” ujarnya.

Erwin menegaskan, penguatan data menjadi bagian penting dalam memastikan program bansos berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Tujuannya agar bantuan sosial benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan sesuai kondisi nyata di lapangan,” katanya.

Pelaksanaan Perlinsos Digital di Malalayang Dua turut melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Manado serta jajaran Disdukcapil.

Turut hadir Kabid Persandian Dinas Kominfo Manado, Novi AP Sugeha S.Kom, bersama jajaran dan staf Dinas Dukcapil Kota Manado.

Pemerintah berharap digitalisasi data melalui Perlinsos dapat memperkuat transparansi, akurasi, dan akuntabilitas penyaluran bansos, sekaligus meminimalkan kesalahan data dan memastikan bantuan diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.(*/gabby)

Leave a Reply

Discover more from www.sulutnewstv.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading