Wali Kota Andrei Angouw Dorong Srikandi Jaga Desa Aktif Kawal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat

Unknown's avatar
banner 120x600

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Wali Kota Manado Andrei Angouw mendorong Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Pesan tersebut disampaikan Andrei Angouw saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan DPD Srikandi Jaga Desa Sulut serta DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara masa bakti 2026-2031, Senin (10/8/2026), di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado.

Dalam sambutannya, Andrei menegaskan bahwa keberadaan organisasi perempuan tersebut harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Srikandi Jaga Desa jangan hanya menjadi organisasi secara administratif, tetapi harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Perannya harus dirasakan, terutama dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Andrei.

Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis dalam mendorong kemajuan masyarakat karena bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan sosial, ekonomi dan keluarga. Karena itu, ia berharap jajaran Srikandi Jaga Desa dapat menjadi mitra pemerintah dalam mengawal berbagai program pembangunan hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Kita membutuhkan sinergi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Organisasi masyarakat, termasuk Srikandi Jaga Desa, harus ikut mengambil bagian dalam mengawal pembangunan agar program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Andrei juga mengingatkan pentingnya menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. Ia berharap pengukuhan kepengurusan baru ini menjadi awal dari kerja nyata Srikandi Jaga Desa dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat di Sulawesi Utara.

“Jabatan ini adalah amanah. Karena itu, saya berharap seluruh pengurus dapat bekerja dengan baik, menjaga kepercayaan masyarakat dan ikut memperkuat pembangunan di daerah,” tutur Andrei.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H. selaku Ketua Dewan Penasehat ABPEDNAS Sulut bersama jajaran pimpinan Kejaksaan Tinggi Sulut, Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia Ir. Indra Utama M.PWK., IPU, Ketua Umum Srikandi Jaga Desa Ella Nurlela Tubagoes, Sekjen DPP Srikandi Jaga Desa Prof. Dr. Mia Amiati, S.H., M.H., Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut Ns. Gresty N.M. Masie, M.Kep., Sp.Kep., MB, serta Ketua ABPEDNAS Sulut Ir. Stavenus BAN Liow, M.A.P.

Hadir pula para Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten/Kota, sejumlah bupati dan wali kota se-Sulut, serta jajaran pengurus DPD dan DPC Srikandi Jaga Desa yang dikukuhkan.

Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut Ns. Gresty N.M. Masie, M.Kep., Sp.Kep., MB, menegaskan bahwa jajaran yang baru dikukuhkan siap menjalankan amanah organisasi dengan mengedepankan pemberdayaan perempuan dan masyarakat.

“Kami siap menjadikan Srikandi Jaga Desa sebagai wadah yang aktif, produktif dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan. Kami ingin perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembangunan itu sendiri,” ujar Gresty.

Ia menambahkan, Srikandi Jaga Desa akan mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, BPD, LPMK serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat.

Prosesi pengukuhan diawali dengan doa dan pembacaan Surat Keputusan kepengurusan DPD dan DPC Srikandi Jaga Desa se-Sulut. Selanjutnya dilakukan pembacaan naskah pengukuhan, penyerahan pataka dari Ketua DPP Srikandi Jaga Desa kepada Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut serta penandatanganan berita acara pengukuhan.

Srikandi Jaga Desa sendiri merupakan sayap organisasi resmi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) yang berfungsi sebagai wadah pemberdayaan dan penguatan peran perempuan, khususnya unsur BPD dan LPMK, sebagai mitra strategis dalam pembangunan, pengawasan tata kelola serta peningkatan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa dengan LPK Tsunagu Japan Indonesia terkait pengiriman tenaga kerja ke Jepang.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka akses dan peluang bagi masyarakat untuk memperoleh kesempatan kerja di luar negeri melalui jalur yang resmi dan terarah.Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa Ella Nurlela Tubagoes mengatakan, kerja sama tersebut menjadi salah satu bentuk upaya organisasi untuk memperluas manfaat keberadaan Srikandi Jaga Desa bagi masyarakat.

“Kami ingin keberadaan Srikandi Jaga Desa memberikan dampak yang luas, bukan hanya dalam penguatan perempuan di desa, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan periode 2026-2031, Srikandi Jaga Desa Sulut diharapkan mampu menjadi kekuatan strategis dalam mendorong pembangunan yang inklusif, memperkuat partisipasi perempuan, serta ikut mengawal tata kelola pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat di seluruh Sulawesi Utara.(*/gabby)

Leave a Reply