Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda ke-60 Seri II, Gubernur Yulius Selvanus: Pacuan Kuda Sulut Harus Bangkit dan Go Internasional

Unknown's avatar
banner 120x600

Minahasa – Sulawesi Utara menjadi juara umum di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II Tahun 2026 yang di kemas dalam “Indonesia’s Horse Racing, yang berlangsung di Lapangan Pacuan Kuda Maesa, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa, Sabtu (24 Oktober 2026).

Gelaran berhadiah total Rp.700 juta ini dibuka oleh Ketua Umum PP Pordasi, Aryo Djojohadikusumo, disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, Ketua TP PKK Minahasa Martina Lengkong, tamu dan undangan, serta ribuan warga pecinta olahraga berkuda.

Gubernur Yulius Selvanus kepada sejumlah awak media, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Sulawesi Utara meraih juara umum dan membawa pulang Piala Presiden dalam ajang pacuan kuda. Prestasi ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga berkuda di Sulawesi Utara.

“Saya bersyukur Sulawesi Utara bisa meraih juara umum dan mendapatkan Piala Presiden. Hari ini kita semakin yakin bahwa olahraga pacuan kuda di Sulawesi Utara akan bangkit kembali,” ujar Gubernur Yulius Selvanus kepada sejumlah awak media.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan mendukung pengembangan olahraga berkuda melalui Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sulut, baik dalam aspek fisik maupun nonfisik.

“Saya berharap para joki, pengelola stable, dan seluruh pihak dapat bersama-sama mendukung Pordasi di Sulawesi Utara. Pemerintah akan mendukung berbagai kegiatan, termasuk pembinaan dan pembekalan bagi para atlet agar mampu meningkatkan prestasi, menjadi yang terbaik, serta bersaing hingga ke tingkat internasional,” ungkapnya.

Menurut Yulius, persaingan dalam kejuaraan tersebut berlangsung ketat karena setiap provinsi mengirimkan kuda-kuda terbaiknya. Hal itu terlihat dari hasil pertandingan, ketika kuda-kuda yang mencapai garis finis memiliki selisih jarak yang sangat tipis.

“Setiap provinsi mengirimkan kuda-kuda terbaiknya. Persaingan berlangsung sangat ketat, bahkan jarak antarkuda saat mencapai garis finis sangat dekat. Ini menunjukkan bahwa kompetisi berlangsung dengan kualitas persaingan yang tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Yulius mengungkapkan bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dalam rapat yang dihadirinya, menyampaikan rencana pembangunan fasilitas pacuan kuda berskala internasional di Sulawesi Utara.

Menurutnya, rencana tersebut menjadi peluang besar bagi pengembangan olahraga berkuda di daerah, sekaligus membuka kesempatan bagi para atlet dan joki Sulut untuk meningkatkan kemampuan serta berkompetisi di level yang lebih tinggi.

“Presiden Prabowo menyampaikan dalam rapat bahwa akan dibangun pacuan kuda berskala internasional di Sulawesi Utara. Ini tentu menjadi harapan besar bagi kemajuan olahraga berkuda di daerah kita,” tutup Yulius.

Sementara, Bupati Minahasa Robby Dondokambey, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kejurnas Pacuan Kuda Seri II di Tompaso, Kabupaten Minahasa. Menurutnya, ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi dan pembinaan atlet berkuda, tetapi juga memperkuat potensi Minahasa sebagai salah satu daerah pengembangan olahraga berkuda di Sulawesi Utara.

“Pemerintah Kabupaten Minahasa menyambut baik pelaksanaan Kejurnas Pacuan Kuda Seri II di Tompaso. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong kebangkitan olahraga berkuda, melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta membawa dampak positif bagi perekonomian dan promosi pariwisata Minahasa,” ujar Robby Dondokambey. (*ChT)

Leave a Reply

Discover more from www.sulutnewstv.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading