MINAHASA – Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Franky Wolayan membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar Pemerintah Kabupaten Minahasa di halaman Kantor Bupati Minahasa, Kamis (1/10/2026).
Pembacaan ikrar tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam upacara yang mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Dalam ikrar yang dibacakan Franky Wolayan, ditegaskan kembali tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ikrar tersebut juga menjadi penegasan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi menjadi landasan nilai yang harus terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan teks Pancasila.
Usai upacara, Vanda mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi sekaligus memperkuat kembali keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.
“1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila, pertama tentu kita mengenang tujuh pahlawan yang disebut pahlawan revolusi. Kedua tentu momentum ini menegaskan kepada kita sekalian bahwa Pancasila itu sakti, Pancasila sebagai landasan ideologi berbangsa dan bernegara itu ternyata sakti dan tidak tergantikan dengan apa pun,” ujar Vanda.
Menurutnya, berbagai upaya yang pernah dilakukan untuk merongrong bangsa maupun mengganti Pancasila sebagai falsafah negara telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah Indonesia. Karena itu, tantangan saat ini bukan lagi mempertanyakan kedudukan Pancasila, melainkan bagaimana nilai-nilainya benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau dikaitkan dengan masa-masa sekarang, kita tidak lagi dalam tataran untuk berbicara apakah Pancasila ini tepat sebagai ideologi, tepat sebagai falsafah, tepat sebagai dasar negara, itu sudah lewat. Tetapi sekarang bagaimana Pancasila ini bisa kita implementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Vanda menambahkan, nilai-nilai luhur Pancasila harus menjadi bagian dari setiap gerakan dan tindakan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Itu yang menjadi pertanyaan kita, apakah sila-sila dalam Pancasila, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila ini juga menjadi napas gerakan kita dalam rangka kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.
Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada sejumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa oleh Wakil Bupati.
Upacara turut dihadiri Sekretaris Daerah Minahasa Lynda Watania, perwakilan Polres Minahasa, perwakilan Kodim 1302 Minahasa, para asisten, kepala perangkat daerah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa. *(ChT)
















