MANADO – Memasuki satu dekade perjalanan organisasi, Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Sulawesi Utara menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 tidak sekadar menjadi seremoni.
Momentum satu dekade tersebut diarahkan menjadi gerakan bersama melalui berbagai aksi sosial, edukasi kesehatan, pelatihan, seminar hingga kontribusi keahlian para alumni untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Komitmen itu ditandai dengan launching HUT ke-10 ILUNI UI Sulawesi Utara yang digelar di kawasan Mega Mas, tepatnya area Car Free Day (CFD) Manado, Sabtu (3/10/2026).
Launching tersebut menjadi titik awal rangkaian kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan ILUNI UI Sulut sepanjang Oktober 2026.
Sejumlah program disiapkan untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk dukungan bagi warga terdampak kebakaran dan masyarakat yang menghadapi dampak musim kemarau. Selain itu, ILUNI UI Sulut juga akan menggelar seminar, edukasi kesehatan, workshop serta kegiatan berbagi pengetahuan secara gratis.
Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya mengoptimalkan keberagaman profesi alumni UI di Sulawesi Utara, mulai dari dokter, dokter spesialis, dosen, tenaga pendidik hingga profesional dari berbagai bidang.
Ketua ILUNI UI Sulawesi Utara, Dr. Joune James Esau Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., mengatakan usia 10 tahun menjadi momentum untuk memperkuat kekompakan sekaligus meningkatkan kontribusi alumni bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“Ini merupakan satu hal yang perlu kita rayakan secara bersama-sama untuk menunjukkan kekompakan seluruh alumni Universitas Indonesia yang ada di Sulawesi Utara. Kita berharap keberadaan ILUNI UI akan memberikan dampak bagi perkembangan dan memberikan kontribusi bagi Sulawesi Utara,” ujar Joune.
Menurutnya, para alumni UI yang kini berkarya di berbagai sektor memiliki pengalaman dan kompetensi yang dapat dikolaborasikan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
“Usia satu dekade ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi refleksi perjalanan organisasi alumni UI di Sulawesi Utara dalam mewujudkan pengabdian serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Harian ILUNI UI Sulawesi Utara, Anneke Yulce Ratu, menegaskan bahwa semangat utama dalam rangkaian HUT ke-10 adalah gotong royong dan menghadirkan kontribusi yang dapat dirasakan secara langsung.
“10 tahun ILUNI UI, jalin gotong royong, wujud bakti ILUNI UI untuk bumi. Jadi kita akan memberikan kontribusi yang berdampak,” kata Ratu.
Ia mengatakan, keberagaman profesi alumni menjadi salah satu kekuatan organisasi dalam menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Keahlian para alumni, lanjutnya, dapat diwujudkan melalui seminar, workshop, pelatihan maupun pemberian pengetahuan secara cuma-cuma kepada masyarakat.
Bahkan, ILUNI UI Sulut memiliki alumni dengan kompetensi di bidang air, tanah dan geologi yang dapat dikolaborasikan untuk membantu menghadapi berbagai persoalan lingkungan maupun kebencanaan.
“Profesi kita berbeda-beda. Ada dokter, spesialis, ada educator, ada dosen. Jadi kita akan memberikan dampak nyata dalam bentuk bukti nyata,” ujarnya.
Ratu berharap gerakan tersebut tidak berhenti setelah rangkaian HUT ke-10 selesai, tetapi dapat menjadi gerakan berkelanjutan dalam memperluas manfaat ILUNI UI bagi masyarakat Sulawesi Utara.
Sementara itu, Ketua Panitia Launching HUT ke-10 ILUNI UI Sulawesi Utara, Dr. Arter Jodi Senduk, S.S., M.Hum., menjelaskan pemilihan lokasi CFD Manado juga membawa pesan penting mengenai kesehatan.
Menurut Senduk, sebelum memberikan kontribusi di tengah masyarakat, para alumni juga harus memastikan kesehatan diri sebagai modal untuk bekerja dan berkarya.
“Kita ingin mencoba untuk sehat. Tubuh yang sehat itu kalau sehat berarti kita bisa bekerja. Kalau kita loyo, bagaimana kita bisa bekerja? Jadi kita harus sehat supaya tampil di lapangan itu juga sehat dan energinya aktif,” jelasnya.
Launching HUT ke-10 ILUNI UI Sulut turut diisi dengan aktivitas Zumba yang diikuti para peserta. Selain menjadi bagian dari rangkaian perayaan, kegiatan olahraga tersebut menjadi simbol bahwa semangat bergerak bersama harus dimulai dari menjaga kesehatan diri.
Kegiatan launching dipimpin Ketua Panitia Arter Jodi Senduk, didampingi Sekretaris Panitia Friska Geiby Kalalo. Dalam struktur kepengurusan ILUNI UI Sulawesi Utara, Anneke Yulce Ratu menjabat Ketua Harian, sementara Donald Porajoh sebagai Sekretaris Jenderal.
Dengan mengusung semangat “bergerak bersama”, satu dekade ILUNI UI Sulawesi Utara diarahkan menjadi momentum untuk mempertemukan pengalaman, pengetahuan dan keahlian para alumni dengan kebutuhan masyarakat.
Bagi ILUNI UI Sulut, peringatan 10 tahun bukan hanya tentang menandai perjalanan organisasi sejak 2016, tetapi juga menjadi momentum memperluas kebermanfaatan melalui aksi sosial, kesehatan, edukasi, kepedulian lingkungan dan berbagai bentuk pengabdian masyarakat di Sulawesi Utara. (*mrio)
















